Sekjen Golkar: Tak Ada Larangan Ketua Umum Menjabat 2 Periode

0
123
Airlangga Hartarto (kiri) bersama Bambang Soesatyo.
Airlangga Hartarto (kiri) bersama Bambang Soesatyo.
Jakarta Nawacita — Calon ketua umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendorong isu ketua umum cukup satu periode, agar kaderisasi terus berjalan dan ada inovasi dalam program. Merespons hal itu, ,Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus menegaskan tidak ada aturan ketua umum hanya menjabat satu periode.
“Dalam AD ART tidak mengatakan itu. Tidak ada tercantum bahwa ketua umum hanya dua periode atau harus satu periode, itu enggak ada,” kata Lodewijk usai menyerahkan LHKPN caleg Golkar di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/7).
Lodewijk mengungkap, selain Airlangga dan Bamsoet, ada kader lain yang kemungkinan juga bersiap untuk menjadi calon ketua umum dalam Munas tahun ini.
“Ada juga Pak Indra Bambang Utoyo, Irfan Hasyim, Ridwan Hisjam, itu kemarin calon-calon yang menyatakan akan ikut. Kemarin untuk deklarasi bersama kan panitia belum terbentuk,” ucap Lodewijk.
“Sekarang kalau ada deklarasi ya deklarasi masing-masing saja. Jadi nanti setelah terbentuk panitia baru ada kegiatan kegiatan bersama,” tambah Lodewijk.
Mengenai waktu dan lokasi pelaksanaan munas nanti, Lodewijk mengaku hingga saat ini masih belum ditetapkan secara pasti. Sebab susunan kepanitiaan masih belum terbentuk. Bamsoet ingin Munas dipercepat setelah pelantikan presiden Oktober, sementara Airlangga berharap normal Desember.
“Kami harus memikirkan untung ruginya. Kalau di Jakarta biasanya kita mengundang pejabat-pejabat negara seperti Pak Jokowi tentunya akan memudahkan beliau. Kalau di luar daerah artinya beliau harus mempersiapkan waktu tersendiri,” tutup Lodewijk.
kmprn

LEAVE A REPLY