Gubernur Khofifah Ingatkan Pentingnya Empat Pilar Bangsa  Bagi Siswa Baru YPM

0
341

Sidoarjo,Nawacita – Memasuki tahun ajaran baru sekolah 2019/2020, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan kepada siswa baru Yayasan Pendidikan Ma’arif (YPM)  agar memahami dan mengamalkan prinsip dasar empat pilar bangsa yaitu  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) , Pancasila, UUD 1945 serta Bhinneka Tunggal Ika . Karena YPM terafiliasi dengan lembaga pendidikan NU  maka harus ditanamkan  juga nilai- nilai Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) yaitu sebuah metodologi pemahaman keagamaan yang mengajarkan keseimbangan, keadilan,  moderasi dan toleransi.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan dihadapan 5.000 siswa baru Yayasan Pendidikan Maarif (YPM) di YPM Center  Sidoarjo, Minggu (21/7).

“Anak- anakku, sebagai bangsa Indonesia, warga Indonesia , maka menjadi kebutuhan  kita   untuk memahami dan menerapkannya apa yang dikenal empat pilar bangsa yaitu  NKRI , Pancasila, UUD 1945 serta Bhinneka Tunggal Ika dan ditambahkan  Aswaja ‘ala  Nahdlatul Ulama . Berbagai prinsip dasar ini  menjadi penting, karena jika nanti kalian melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi baik di dalam maupun luar negeri makan ini bekal kalian agar keIndonesiaan kalian tetap utuh. Tunjukkan dan tanamkan  selalu di hati dan pikiran kalian  bahwa kalian adalah Indonesia, kalian Merah Putih ,” ungkapnya.

Khofifah menyatakan, bahwa Indonesia harus bersiap diri menyongsong generasi emas  pada 2045. “Kalau hari ini anak-anak berada pada jenjang sekolah di SMP dan SMA maka nanti di Tahun 2045 kalian adalah para sarjana yang lulus berkuliah di dalam dan  luar negeri dan menjadi orang hebat, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, TNI, POLRI, Tokoh Agama,  pelaku bisnis dan lain sebagainya ,”.

“Mereka mungkin akan kuliah di Amerika, Australia, atau di belahan Timur Tengah atau di perguruan tinggi ternama di Indonesia dan akan mendalami berbagai keilmuan yang berbeda.  ,” ujarnya.

Untuk menuju itu semua, mulai saat ini siswa-siswi harus ditanamkan nasionalisme dan kebanggaan akan Indonesia. Maka NKRI harus ada di dalam hati mereka semua. Karena ideologi transnasional bisa mengintervensi kapan saja dimana saja.

“Oleh karenanya, kepada siswa baru harus terus di tanamkan cinta tanah air, bangga  NKRI. Revitalisasi nilai keIndonesiaan , Pancasila,  Bhinneka Tunggal Ika. Merah Putih harus menyatu dalam gerakan mereka. Spirit mereka serta  berbagai pikiran-pikiran harus seiring dengan implementasi lapangannya. Spirit mereka adalah NKRI, spirit mereka adalah  Merah Putih. Jadi, di berbagai kesempatan harus terus ditanamkan,” tegasnya.

Sementara Rektor UMAHA Dr Fathoni Rodli mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Khofifah tersebut diharapkan mampu memompa semangat siswa-siswi.

Saat ini, UMAHA  terus melakukan optimalisasi infrastruktur dan melakukan banyak kerjasama. Bahkan, pihaknya mengaku siap jika UMAHA bisa berkolaborasi dengan Pemprov Jatim dalam berbagai lini dan sektor. Pada moment tersebut, UMAHA juga meminta Gubernur Khofifah menjadi Dewan Penyantun UMAHA YPM.

Hms/dny

LEAVE A REPLY