Tips Menjadi Pemimpin di Era Generasi Milenial

0
457
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, Nawacita – Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah mendorong terjadinya digitalisasi di semua aspek kehidupan, termasuk di dunia kerja. Fleksibilitas yang ditawarkan dari kehadiran teknologi terbukti memberikan banyak kemudahan terhadap aktivitas orang dalam bekerja, terutama bagi generasi milenial sebagai generasi yang lebih terbuka akan pemanfaatan teknologi di dalam kesehariannya.

Eric Mary, Country Manager dari Robert Walters Indonesia, perusahaan spesialis rekrutmen profesional berskala global, memaparkan bagaimana era digital telah mengubah cara seorang pemimpin dalam mengelola organisasinya, termasuk mengelola dan mengintegrasikan generasi milenial dengan Baby Boomer dan Generasi X untuk menghindari konflik antar generasi di tempat kerja.

Menurut Eric, ada beberapa kriteria baru yang harus dimiliki oleh para pemimpin di era ini, untuk berhasil memimpin generasi yang berbeda di tempat kerja.

Baca Juga: Tips Sederhana Mengatasi Kecemasan

1. Kemampuan komunikasi

Di era digital ini, pemimpin dituntut untuk mampu berkomunikasi tidak hanya secara fisik dengan bertatap muka, namun juga piawai dalam berkomunikasi melalui berbagai saluran berbasis teknologi yang dapat menunjang efektivitas dan efisiensi, contohnya melalui email, aplikasi, hingga chat messenger seperti WhatsApp.

 

2. Berpikiran terbuka

Mengingat bahwa digitalisasi turut mendorong pemanfaatan teknologi dalam bekerja, kini tenaga kerja terutama generasi milenial, memiliki metode dan caranya sendiri dalam bekerja. Dalam hal ini seorang pemimpin harus memiliki pemikiran yang terbuka untuk memberikan kesempatan bagi karyawannya dalam melakukan pekerjaannya dengan metode sesuai dengan budaya dan cara kerjanya masing – masing, selama hasil yang disampaikan tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan tersebut.

Baca Juga: Tips Liburan Hemat Keliling Eropa

3. Tanggap terhadap perubahan

Pemimpin di era ini harus memiliki kepekaan dan kecepatan dalam melihat dan menilai suatu perubahan dan mengintegrasikan informasi tersebut menjadi keputusan dalam menjalankan perusahaannya. Pasalnya, perkembangan teknologi yang pesat ini telah turut mengubah kebiasaan dan perilaku pasar.

 

4. Berani mengambil resiko

Perubahan terjadi sangat cepat di era ini, maka perusahaan harus turut bertransformasi dalam rangka beradaptasi dengan perubahan tersebut. Untuk itu, saat ini seorang pemimpin perusahaan harus berani mengambil resiko dengan bereksperimen mencoba cara baru dan menilai secara komprehensif cara mana yang paling efektif untuk diterapkan oleh perusahaan.

Kepemimpinan yang baik dan ideal tumbuh tidak hanya berdasarkan dari lama pengalaman kerja yang dimiliki seorang pemimpin, namun juga bagaimana seorang pemimpin dapat memanfaatkan setiap potensi di dalam dirinya, memiliki perilaku dan sikap serta gaya kerja yang kompeten untuk menghadapi era digital.

bsnws.

LEAVE A REPLY