Bank Indonesia Siap Melayani Kebutuhan Uang Tunai dan Sistem Pembayaran Menjelang Idul Fitri 2019

0
332
Kiri-Kanan : Yudi Harymukti, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Difi A. Johansyah, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Harmanta, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Dery Rossianto, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur

Surabaya, Nawacita – “Menuju Idul Fitri 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur memperkirakan bahwa akan ada peningkatan permintaan uang tunai sebagai akibat dari meningkatnya transaksi di masyarakat dan liburan Idul Fitri. Periode Ramadhan khusus diperkirakan

kebutuhan uang tunai di Jawa Timur adalah Rp. 33,4 triliun. Sementara di Surabaya saja kebutuhannya sekitar Rp. 17,1 triliun, naik 14,77% dari tahun lalu, “kata Yudi Harymukti, Wakil Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Namun, masyarakat Jawa Timur tidak perlu khawatir dengan kecukupan uang rupiah selama periode Ramadhan 2019 dan Bank Indonesia siap melayani kebutuhan uang tunai dan sistem pembayaran masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. 1430 H / 2019. Selain itu, untuk melayani dan memenuhi kebutuhan denominasi kecil, KPw BI Jawa Timur telah mengambil langkah antisipatif melalui koordinasi dengan bank dan pihak terkait lainnya untuk melakukan layanan pertukaran kepada masyarakat sebagai berikut: (1) pertukaran uang di outlet perbankan, (2) pertukaran uang dengan bank-bank di lapangan MAKODAM Brawijaya V Surabaya dan (3) layanan di 17 tempat istirahat di 8 jalan tol (Surabaya-Gempol, Surabaya-Gresik, Surabaya-Mojokerto, Mojokerto-Jombang, Gempol -Pasuruan, Ngawi-Kertosono, Pandaan-Malang dan Pasuruan- Probolinggo).

“Kami telah bekerja sama dengan 68 bank untuk membuka layanan pertukaran di lebih dari 341 outlet perbankan di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” lanjut Yudi. Layanan pertukaran melalui perbankan serupa juga terjadi di kabupaten / kota di seluruh wilayah Jawa Timur yang memasang spanduk layanan pertukaran.

 

Selain melalui outlet perbankan, Bank Indonesia berkolaborasi dengan 12 bank di wilayah Surabaya untuk membuka layanan pertukaran uang bersama di Makodam Brawijaya V Surabaya pada tanggal 21. 23 dan 27 Mei. 29 Mei, dengan jumlah penukar maksimum per hari adalah 1.300 orang.

“Bank Indonesia juga telah bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan bank untuk menyediakan Layanan Gerak Perbankan yang melakukan layanan pertukaran di 17 tempat istirahat. Layanan ini tersedia mulai 28 Mei. 4 Juni 2019 setiap Selasa dan Kamis,” lanjut Yudi.

“Nilai maksimum yang bisa ditukar satu orang adalah Rp 3,7 juta, terdiri dari sebagian kecil Rp. 2.000 hingga Rp. 20.000,” jelas Yudi.

“Untuk menjaga kenyamanan dan keamanan penukaran uang, masyarakat didorong untuk menukar uang di tempat pertukaran resmi, baik yang dipegang oleh BI bersama dengan bank atau pihak lain yang ditunjuk oleh BI. Ini untuk menghindari risiko uang palsu dan mungkin menyebar, “lanjut Yudi. Tidak lupa juga, Yudi mengingatkan masyarakat untuk tidak menukar uang secara berlebihan dan selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan memeriksa karakteristik keaslian uang menggunakan metode 3D (Dilihat – Diraba – Diterawang).

Bank Indonesia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan instrumen pembayaran non tunai dalam transaksi dan mendorong bank untuk memperluas penggunaan instrumen pembayaran non tunai dan ekosistem non tunai. “Selain melayani pertukaran uang tunai, layanan gerak di jalan tol juga akan melayani penjualan dan pengisian uang elektronik mulai 25 Mei, dd.” 15 Juni 2019. Dengan instrumen pembayaran nontunai, transaksi dapat berjalan lebih mudah, efisien dan aman , “pungkas Yudi.

Dny

LEAVE A REPLY