KH Ma’ruf Amin : “Hulunisasi Peran Ulama” Sebagai Ujian Untuk NU

0
202

Surabaya, Nawacita – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama  (PWNU) Jawa Timur menggelar  dalam acara Silaturrahmi Kebangsaan bersama Prof Dr KH Ma’ruf Amin di Kantor PWNU Jawa Timur dengan tema “Dari Jawa Timur Merajut Persatuan Indonesia” di Ruang Salsabila Gedung PWNU Jatim lantai dasar, Jl. Masjid Al-Akbar Timur No 9 Surabaya, Minggu (28/4/2019) siang.

Dalam sambutannya Kiai Ma’ruf dalam pesan kebangsaannya mengatakan, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada warga NU Jawa Timur atas partisipasinya mensukseskan jalannya Pemilu 2019 dengan baik, dimana kemenangan Paslon 01 sangat ditentukan oleh perolehan suara di Jawa Timur dengan 68 % dibanding di tahun 2014 yang hanya 53 %. Itu berkat upaya dari warga Nahdatul Ulama bersatu baik yang struktural maupun yang kultural, ini yang harus kita syukuri. Meski awalnya dikhawatirkan suara NU tidak utuh tapi kenyataannya cukup memuaskan.

“Kalau ada satu dua yang tidak sejalan itu biasa, tapi secara keseluruhan, potensi peran dari pada NU dalam Pilpres ini luar biasa, terutama di jawa timur,” ujarnya

Saya ucapkan terimakasih untuk masyarakat NU Jawa Timur yang telah memberikan sumbangsihnya di pemilu serentak, meski ada satu dua yang memilih jalan beda, itu wajar dalam dinamika politik, ucap Ma’ruf Amin saat hadir di acara Silaturahmi Kebangsaan, Minggu (28/4/2019) siang.

“Alhamdulillah, suara NU bulat memberikan dukungan kepada pasangan nomor 01. Saya berterimakasih kepada para masyayikh, kiai NU dan Nahdliyin di Jawa Timur, Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta Nahdliyyin seluruh Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut Kiai Ma’ruf, konsep pertama itu sebuah penghargaan kepada Nahdlatul Ulama (NU), dengan dilibatkan kadernya sebagai pimpinan Nasional, karena biasanya ulama itu diletakkan dibagian belakang atau di hilir untuk mengamini sebagai penutup dan sekarang kita ditarik ke hulu. Makanya bisa dibilang  “Hulunisasi Peran Ulama” karena kita berperan dari awal sampai akhir dimana sekaligus sebagai ujian. Walaupun NU itu diajak tidak diajak tetap saja berpartisipasi terhadap bangsa dan negara karena bagi kita NKRI itu adalah harga mati,” ungkap Kiai Ma’ruf.

Kita bersyukur pemilu berjalan dengan baik dan aman. Mudah-mudahan setelah ada pengumuman juga aman, ucapnya seraya di amini seluruh yang hadir. “Saya berharap kalau saya sekarang bisa jadi wakil presiden. Kedepan nanti ada Presiden dari NU lagi,” tutupnya.

Usai melaksanakan pesta demokrasi, Ma’ruf Amin mengajak semua elemen kembali memelihara silaturahmi untuk menjaga keutuhan bangsa, bersama-sama melaksanakan pembangunan untuk menuju kesejahteraan yang lebih maju.

Turut hadir dalam acara tersebut para kyai diantaranya Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, serta jajaran Syuriah PWNU Jatim dan pengurus cabang NU se-Jatim lainnya.

Dny

LEAVE A REPLY