BI Dorong UMKM Jawa Timur Kuasai Pasar Digital

0
416

Surabaya, nawacita – Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan perluasan jaringan internet, jumlah pengguna Internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan penetrasi smartphone / tablet yang mencapai 50,08% di Indonesia juga mendukung meningkatnya penggunaan Internet di Indonesia. Ini telah menyebabkan munculnya beberapa aplikasi atau platform berbasis Internet, termasuk fintech, e-commerce dan pasar, yang menawarkan berbagai pilihan dan dapat mengubah perilaku transaksi untuk beberapa orang, dari pembelian konvensional ke pembelian online. .

Dalam mengamati fenomena ini, Bank Indonesia menyadari perlunya UMKM untuk beradaptasi dengan kondisi ini. “Kami memperhatikan sejumlah besar saluran penjualan saat ini, sebagian besar UMKM masih menggunakan jaringan sosial sebagai tempat untuk berdagang online alih-alih menggunakan e-commerce atau pasar.” Bahkan, dengan bergabung dengan pasar , akan membuka semakin banyak akses ke pasar UMKM, “kata Difi A. Johansyah, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur.

Menyadari kondisi ini, Bank Indonesia mendorong ekspansi dan penetrasi pasar UMKM melalui penggunaan akses e-commerce digital melalui pelatihan digital untuk UMKM di Jawa Timur, dalam program asrama UMKM berjudul “Kesuksesan bisnis di era digital” dari 25 April hingga 26 April 2019. Program dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Asosiasi Perdagangan Elektronik Indonesia (IDEA) dan Bukalapak, 500 UMKM hadir di Jawa Timur.

Di sini, UMKM memperoleh pengetahuan dan pelatihan, mulai dari teknik fotografi produk, penulisan iklan, teknik memaksimalkan penjualan melalui jejaring sosial untuk membantu memasarkan penjualan mereka di pasar Bukalapak. Di masa depan, BI juga memiliki serangkaian program untuk membuka akses ke pasar ekspor untuk produk-produk UMKM yang siap untuk ekspor. “Ini sejalan dengan program Bank Indonesia untuk meningkatkan ekspor guna mengurangi defisit transaksi berjalan yang saat ini terjadi,” kata Difi.

“BI berharap, seperti pesawat terbang, setelah beralamat, UMKM Jawa Timur dapat terbang dengan kualitas dan kapasitas produksi yang baik dan dapat memperluas akses pasar,” simpul Difi.

dny

LEAVE A REPLY