Ilmuwan di Selandia Baru Temukan USB yang Masih Bekerja dalam Kotoran Anjing Laut Beku

0
204
Anjing Laut.
Anjing Laut.

WELLINGTON, Nawacita – Ilmuwan di Selandia Baru mengatakan mereka telah menemukan stik USB di dalam kotoran anjing laut yang beku saat mereka tengah mengambil sampel penelitian. USB tersebut dilaporkan berisi foto-foto liburan.

Diwartakan ABC News pada Rabu (6/2/19), kotoran tersebut dinilai berharga untuk mempelajari kesehatan anjing laut yang sebelum itu telah disimpan dalam freezer selama setahun sebelum dicairkan kembali untuk dianalisis.

“Jauh di dalam kotoran tersebut tersembunyi stik USB,” kata Institut Nasional Penelitian Air dan Atmosfer (NIWA) melalui di laman jejaringnya.

Tak perlu dikatakan lagi, benda tersebut bukanlah bagian dari rantai makanan anjing laut.

“Sangat mengkhawatirkan bahwa hewan-hewan Antartika yang menakjubkan ini memiliki plastik seperti ini di dalam tubuh mereka,” ujar penemu stik USB tersebut, Jodie Warren, seorang sukarelawan di Institut Penelitian Air dan Atmosfer Nasional Selandia Baru (NIWA).

Warren dan teman sukarelawannya, Melanie Magnan melihat bahwa USB tersebut masih tampak utuh. Jadi mereka mengeringkannya dan mengujinya beberapa pekan kemudian. Dan ternyata USB itu masih bekerja.

USB tersebut berisi foto anjing laut yang tengah bermain, berguling-guling di pasir pantai. Selain itu, terdapat juga sebuah video yang menampilkan seseorang dalam sebuah perahu kecil mengikuti anjing laut di mana hewan itu sedang berenang di air dangkal.

Satu-satunya petunjuk mengenai siapa pemilik USB tersebut bisa dilihat dari video yang memperlihatkan kayak berwarna biru dan penampakan sekilas dari seorang pria yang mengenakan sepatu karet berujung merah.

Pada Senin, NIWA menerbitkan beberapa gambar di media sosial dengan harapan akan menemukan pemilik stik USB tersebut.

Sampel kotoran yang didapati terdapat stik USB tersebut dikumpulkan pada November 2017 di pantai Orci Invercargill. Namun, NIWA mengatakan bahwa USB yang mereka temukan tidak bisa diambil dengan cuma-cuma, meskipun yang datang adalah pemiliknya.

“Jika itu milik Anda dan Anda ingin stik USB Anda kembali, Anda tidak bisa mendapatkannya dengan gratis,” ujar kelompok itu. Mereka mengaku masih membutuhkan banyak sampel anjing laut.

Organisasi tersebut sampai memberikan tips akan cara mengidentifikasi dan mengumpulkan secara aman sampel anjing laut. Mereka juga mengatakan untuk menjaga jarak aman setidaknya 20 meter dari binatang itu.

Banyak pertanyaan muncul tentang merek stik USB tersebut. Seorang pengguna twitter menulis, “USB itu telah dimakan oleh seekor anjing laut, dijalankan melalui sistem pencernaannya, dikeluarkan, diambil, beku selama lebih dari satu tahun, dicuci bersih, dan masih bekerja? Itu termasuk bagian dari barang-barang yang berkualitas.”

oknws.

LEAVE A REPLY