Proyek Bebas Utang, Menkeu Sri Uji Palapa Ring Tengah di Pulau Terluar

0
431
srimulyani
srimulyani

Sulut, Nawacita.co -Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan uji coba Palapa Ring Tengah di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada 18 Januari 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, Palapa Ring adalah jaringan kabel serat optik yang menghubungkan masyarakat Indonesia melalui akses internet. Infrastruktur ini dibangun tanpa utang.

“Ini salah satu bukti, pemerintah tidak hanya membangun (infrastruktur) dengan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) atau utang,” katanya Jumat (18/1).

Pembangunan Palapa Ring dilakukan menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau public private partnership (PPP). Menteri keuangan (menkeu) mengimbuhkan, realisasi proyek ini menggunakan instrumen fiskal bervariasi.

Selain mendapatkan pendampingan proses transaksi, Palapa Ring juga menggunakan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP) dari Kemenkeu. AP ini mencakup biaya modal, biaya operasional, dan keuntungan wajar yang diinginkan badan usaha.

Khusus Palapa Ring Tengah, pembangunannya kelar pada akhir 2018. Pemerintah akan memanfaatkan infrastruktur ini untuk meningkatkan layanan pajak, kesehatan, dan pendidikan. Pada hari ini, uji coba dilakukan di Sangihe sebagai salah satu batas terluar Indonesia. Kepulauan ini berada di antara Pulau Sulawesi dan Pulau Mindanao, Filipina.

Menkeu Sri berharap Palapa Ring Tengah meningkatkan konektivitas masyarakat Sangihe dengan penduduk  Indonesia di berbagai wilayah lain. Infrastruktur ini melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara.

“Masalah geografis bisa terjadi di Jawa, Sumatera, Sulawesi, atau Kalimantan. Namun kita tetap satu dan itu terfasilitasi dengan infrastruktur yang baik,” ujarnya.

Palapa Ring Tengah bernilai Rp 1,7 triliun dengan masa konsesi 15 tahun. Jaringan kabel fiber optiknya sekitar 2.700 kilometer (km) dan menjangkau 17 kabupaten dan kota terpencil di wilayah Indonesia tengah. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) menjamin proyek ini supaya investor swasta tertarik berpartisipasi.

Sementara itu, proyek Palapa Ring Barat lebih dulu diselesaikan Kominfo. Pembangunan infrastruktur senilai Rp 3,48 triliun ini kelar pada Maret tahun lalu. Jaringan kabel serat optik sepanjang 1.980 km ini melintasi kawasan barat Tanah Air.

Untuk Palapa Ring Timur, Kominfo menargetkan pengerjaan selesai maksimal pertengahan 2019. Infrastruktur senilai Rp 5,1 triliun ini menjangkau Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Papua Barat hingga pedalaman Papua. Total panjang kabel serat optik mencapai 8.450 km

(KD)

 

LEAVE A REPLY