Pemuda DMI dan Pemuda Muhammadiyah Kongkritkan Rencana Pemberdayaan Ekonomi Umat

0
429

Jakarta, Nawacita – Pertemuan antara DMI dan Pemuda Muhammadiyah berlangsung hangat di ISYEF Point yang bertempat di kompleks Masjid Cut Meutia. Plt Sekjend DMI, Arief Rosyid, dengan tim berdiskusi panjang lebar dengan jajaran Pemuda Muhammadiyah yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum barunya Sunanto, mengenai isu-isu keumatan dan kebangsaan.

Arief dan Cak Nanto sapaan akrab Sunanto bersepakat bahwa Pemuda DMI dan Pemuda Muhammadiyah agar potensi pemuda dimanfaatkan untuk menjadi solusi terhadap persoalan keummatan dan kebangsaan, khususnya ketertinggalan kita di bidang ekonomi.

“Misalnya, selain warung kopi di Masjid, kita juga bisa menghadirkan food truck di pusat-pusat aktivitas umat Islam. Selain itu tradisi di Pemuda Muhammadiyah berbagi makanan gratis kepada kaum dhuafa akan dilanjutkan dengan maksimal. Kerja sama ini menjadi sarana dalam upaya merajut ukhuwah islamiyah yang saat ini sudah mulai terkoyak, juga mengawali kontribusi kami bersama terhadap masalah umat dan bangsa,” ujar Cak Nanto pada pertemuan Selasa Malam itu, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Pertemuan tersebut merupakan lanjutan dari agenda pada pagi harinya. Drs. H. Syafruddin, M.Si, Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) menerima kunjungan rombongan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Pada kesempatan itu, Syafruddin memuji sikap Pemuda Muhammadiyah yang berada di tengah dalam percaturan politik nasional. Pejabat Menpan RB tersebut menyinggung kemajuan Indonesia sebagai peradaban Islam yang sedang bersemi.

“Peran organisasi Islam sangat sentral dalam proses peradaban Islam baru yang terjadi saat ini, untuk itu kita harus ikut berpartisipasi agar Islam semakin dihormati dan berperan positif bagi dunia,” kata Syafruddin.

Selain menyemangati Pemuda Muhammadiyah supaya siap menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0, Syafruddin juga menjelaskan program pemberdayaan ekonomi DMI yang digagas oleh remaja masjid. “DMI mendorong generasi muda untuk melakukan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid. Mereka para pemuda yang memiliki jiwa entrepreneur tersebut kita kumpulkan dalam ISYEF,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui ISYEF (Indonesian Islamic Youth Economic Forum) berisikan anak muda yang antuasias dalam membangun ekonomi umat Islam dan bangsa Indonesia.

Moch Ainul Yaqin

LEAVE A REPLY