Mendagri Minta Bareskrim Usut Tuntas Hoax Surat Suara Tercoblos

0
222
Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto
Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto

Jakarta Nawacita – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Bareskrim Polri mengusut tuntas kasus hoax 7 kontainer surat suara tercoblos.

“Sebagai Mendagri, saya mendukung penuh upaya KPU yang nanti siang akan melaporkan ke Bareskrim meminta untuk diusut tuntas, dicari siapa orang-orang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu 7 kontainer itu. Kedua, kami juga meminta agar diusut tuntas siapa yang menyebarkan berita adanya data siluman 31 juta itu,” kata Mendagri setelah bertemu dengan Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto di gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).

Tjahjo menyebut hoax surat suara tercoblos dan data siluman 31 juta pemilih merusak demokrasi. Padahal KPU, sebagai penyelenggara pemilu, ditegaskan Tjahjo, sudah bekerja transparan dan sesuai dengan UU.

“Dengan adanya isu 7 kontainer (surat suara) padahal belum dicetak, (serta) 31 juta data siluman, saya mendukung KPU dan sebagai Mendagri saya minta resmi kepada Bapak Kabareskrim mengusut tuntas mencari siapa yang menyebarkan berita,” sambungnya.

Selain itu, Mendagri meminta Bareskrim Polri mengusut penyebar ujaran kebencian termasuk kasus fitnah ke Presiden Jokowi. Mendagri yakin polisi profesional menangani kasus-kasus tersebut.

“Saya minta kepada Kabareskrim, siapa pun harus dicari, diusut yang memfitnah Pak Jokowi sebagai presiden, bukan sebagai capres. Setiap warga negara pun berhak kalau dia merasa dicemarkan nama baiknya juga bisa minta kepada kepolisian,” imbuh Tjahjo.

KPU sebelumnya memastikan kabar surat suara tercoblos merupakan hoax.KPU sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk melaporkan pelaku penyebar hoax ke Bareskrim siang ini.

dtk

LEAVE A REPLY