ISEF 2018 Tingkat Provinsi Jawa Timur Resmi Di Tutup

0
439

Surabaya,Nawacita.co – The 5th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 telah resmi ditutup sabtu (15/12 ) malam, bertempat dipangung utama convention Hall grand City convex surabaya, event ini telah berlangsung selama lima hari 11 – 15  desember 2018.

kegiatan ini merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dengan mengangkat tema “Strengthening National Economic Growth : The Creation of Halal Value Chains and Innovative Vehicles”.

Tema tersebut menggambarkan upaya penyempurnaan fase awal penerapan blueprint pengembangan ekonomi syariah yang difokuskan pada pembentukan fondasi yang kuat didukung dengan terbentuknya infrastruktur yang memadai guna mewujudkan national halal value chain.

Penyelenggaraan ISEF pada tahun ini mengandung 2 (dua) pesan kuat yang coba kami angkat secara nasional, yakni pemberdayaan dan percepatan pengembangan ekonomi syariah,” jelas Dody Budi Waluyo, Deputi Gubernur Bank Indonesia hal ini di sampaikan ketika closing ceremony ISEF 2018 (15/12)

Ditambahkan, “Kami melihat bahwa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak blueprint pengembangan ekonomi syariah ini kita implementasikan, komitmen bersama lintas instansi dalam payung KNKS semakin baik, utamanya dalam rangka mewujudkan pemberdayaan ekonomi syariah, peningkatan alternatif pembiayaan didukung dengan instrumen keuangan komersial dan sosial syariah serta optimalisasi pengembangan ekonomi syariah yang berbasis kajian dan riset,” jelas Dody.

Selama lima hari berturut-turut, ISEF 2018 melibatkan berbagai elemen termasuk pondok pesantren, akademisi, perbankan dan instansi terkait dengan pengunjung dan/atau peserta dari dalam dan luar negeri seperti Turkmenistan, Australia, Bosnia, Nigeria dan berbagai negara lainnya

“Kami mengapresiasi upaya dari semua pihak sehingga komitmen transaksi dalam business matching selama penyelenggaran acara ISEF telah berhasil mencapai angka yang memuaskan senilai kurang lebih Rp 7,01 Triliun ,kesepakatan kerjasama sindikasi perbankan syariah dengan PT Jakarta Toll Road Development senilai Rp 2 triliun serta akad dan komitmen pembiayaan syariah UUS Bank DKI dengan 6 debitur senilai Rp 2,4 triliun.

Komitmen transaksi tersebut diantaranya kesepakatan kerjasama sindikasi perbankan syariah dengan PT Jakarta Toll Road Development senilai Rp 2 triliun serta akad dan komitmen pembiayaan syariah UUS Bank DKI dengan 6 debitur senilai Rp 2,4 triliun.
Untuk di Jawa Timur, ISEF 2018 telah menghasilkan sejumlah langkah nyata pengembangan ekonomi dan keuangan syariah“Harapannya, kita akan mampu mendorong perwujudan ekonomi nasional yang lebih adil dan merata, sejalan dengan harapan ke depan untuk menjadikan Indonesia sebagai key player global dalam berbagai sektor industri halal,” pungkas Dody.

ditempat yang sama, Kami telah memfasilitasi pemberian sertifikasi halal untuk 100 UMKM di Jawa Timur, fasilitasi business matching dalam rangka perluasan pasar ekspor UMKM Jawa Timur dengan total nilai 3 Miliar rupiah, pelatihan ekspor bagi UMKM, Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah khususnya untuk koperasi syariah dan BMT, serta fasilitasi peningkatan kapasitas nadzir untuk wakaf,” jelas Difi A. Johansyah, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur. ISEF 2018 menjadi wujud komitmen Bank Indonesia untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

(Dny)

 

 

 

LEAVE A REPLY