Fahri Hamzah : Pilpres 2019 Lebih Banyak ‘Gimmick’ Dibanding Adu Gagasan

0
256
Fahri Hamzah saat wawancara.
Fahri Hamzah saat wawancara.

JAKARTA,Nawacita – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai banyak sesuatu yang keluar kontek pada kampanye Pilpres 2019, karena kedua kubu antara Jokowi-Ma’ruf dengan Prabowo-Sandi lebih banyak adu ‘gimmick’ dibanding dengan adu gagasan yang mengakibatkan hilangnya substansi pada program kampanye tersebut.

“Ya, akhirnya ada sesuatu yang tidak terencana, akhirnya lebih banyak gimik dari pada subtansinya, rakyat laper bos,” ujarnya di gedung DPR-MPR RI Jakarta, Kamis (15/11/2018).

“Nah itu yang membuat akhirnya perang gimik, lomba-lomba dah pakai oblong yang badannya six pack, Sandi lari maraton, Jokowi naik motor, buat rakyat apa ini gini-gini ?,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Fahri menjelaskan seharusnya kedua kubu tersebut lebih mengedepankan program kampanyenya seperti menyelesaikan beberapa masalah yang belum terselesaikan pada Indonesia, sehingga ada panduan yang sesuai dengan konteks yang akan diperdebatkan.

“Debat bagaimana menyelesaikan masalah papua bagaimana integrasi papua kan enak, bagaimana saham Freeport, bagaimana keadaan Sulawesi bikin gerbang Sulawesi dalam menghadapi bencana, bagaimana soal masa depan otonomi di Aceh bagaimana, gimana Undang-Undang desa?,” tanyanya.

“Kan enak nontonnya jadi ada panduan dalam perdebatan, rakyat gak bisa kenyang, yang bisa kenyang ini adalah bagaimana masa depan papua gimana, masa depan pertanian gimana, masa depan swasembada dan subsidi yang dicabut bagaimana, itu dong yang penting,” lanjutnya.

Kendati demikian, dia menyarankan kepada kedua kubu tersebut untuk membahas ekonomi kerakyatan yang ada pada program dan visi-misi masing-masing, sehingga masyarakat dapat menyimak dengan bijak dibandingkan harus perang ‘gimmick’.

“Tentang ekonomi rakyat, pak Ma’ruf lawan Sandi atau ketua tim suksesnya ekonomi kedua kubu adu program terus berantem, kan enak ditonton rakyat jadi cerdas,” tutupnya.

suaraindonesia

LEAVE A REPLY