Kabareskrim Soal Hoax Panggilan Kapolri: Jangan Disebar, Hapus Saja

0
275
Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto
Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto

Jakarta,Nawacita – Kabareskrim Polri Komjen Arief Sulistyanto mengimbau untuk tidak menyebarkan surat panggilan dari KPK pada Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang sudah dipastikan palsu. Sebab, saat ini Polri sedang memindai peredaran surat itu untuk mencari siapa pembuat dan penyebarnya.

“Adanya surat panggilan palsu dari KPK, ya namanya palsu itu hoax, yang tidak perlu diviralkan, tidak perlu disebarkan,” ucap Arief di kantornya, Jumat (26/10/2018).

Arief pun meminta agar publik yang mendapatkan surat itu untuk menghapusnya dari telepon seluler (ponsel). Proses investigasi pun sedang dilakukan.

“Saat ini sedang dilaksanakan proses investigasi sehingga mohon rekan-rekan yang sudah memperoleh jangan di-share nanti bisa masuk dalam sistem yang sedang kami lakukan investigasi, kalau sudah dapat, hapus saja,” ucap Arief.

Sebelumnya, KPK menyatakan surat itu palsu. Ketua KPK Agus Rahardjo bahkan menyebut surat palsu itu merupakan upaya mengadu domba KPK dengan Polri.

“KPK dan Polri akan bekerja sama ungkap surat palsu yang adu domba aparat penegak hukum,” kata Agus.

Surat panggilan palsu dengan logo KPK itu menyebut Tito dipanggil pada Jumat 2 November 2018 mendatang untuk diperiksa sebagai tersangka. Di bagian bawah kanan surat terdapat hari dan tanggal dikeluarkannya surat, yakni 29 Oktober 2018. Ada stempel berwarna biru dan tanda tangan di bawah tanggal surat.

dtk

LEAVE A REPLY