Anies: Nasib Gedung di Pulau Reklamasi yang Disegel

0
248
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Nawacita – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyegel gedung-gedung di pulau reklamasi dan menghentikan pengerjaan proyeknya. Sampai kapan penghentian reklamasi oleh Anies?

“Bukan sampai kapan. Ya dihentikan, titik,” ujar Anies di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Anies berada di kompleks parlemen karena dipanggil Ketua MPR sekaligus Ketum PAN Zulkifki Hasan. Mereka membahas reklamasi.

“Saya cerita tentang perkembangan kebijakan ke depan soal reklamasi. Disampaikan bahwa ini udah ada lengkap nih, hasil verifikasi reklamasi di sana, semuanya udah, proses ada,” ujar Anies menjelaskan isi pembicaraan dengan Zulkifli.

“Nanti sesudah semuanya lengkap, kita akan umumkan, sekarang update dulu. Intinya, kita konsisten menghentikan kegiatan reklamasi,” imbuhnya.

Anies lalu bicara nasib gedung-gedung yang disegel. Dia juga bicara soal pulau reklamasi yang belum dibangun.

“Pulau yang sudah jadi akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik, yang belum tidak dibangun dan semua kegiatan di sana sekarang sedang dilakukan pemeriksaan verifikasi. Nanti setelah selesai, total semua baru nanti kita laporkan,” jelas Anies.

Hanya saja, Anies tak menjelas rinci soal nasib gedung di Pulau Reklamasi yang disegel. Dia tak menerangkan lebih lanjut soal gedung yang akan dimanfaatkan untuk kepentingan publik itu.

Seperti diketahui, adalah Pulau D Reklamasi yang disegel oleh Anies. Penyegelan dilakukan karena semua bangunannya tak berizin. Total ada 932 bangunan yang disegel.

“Jumlah bangunan disegel 932 bangunan, terdiri dari 409 rumah, 212 rukan (rumah kantor), dan 313 jadi satu unit rukan dan rumah tinggal,” kata Anies di lokasi penyegelan, Pulau D, Jakarta, Kamis (7/6).

dtk

LEAVE A REPLY