Khofifah Petakan Saksi dan Pemilih Loyal Jelang Coblosan

0
325
Khofifah saat menghadiri dan memimpin langsung koordinasi tim pemenangan bersama partai pengusung di Surabaya, Sabtu (2/6/2018)

Surabaya, nawacita – Seluruh unsur tim pemenangan dari simpatisan, relawan, hingga partai pengusung menyatukan langkah dengan menggelar rapat koorndinasi pemenangan untuk pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak. Dalam rapat tersebut Khofifah menekankan kepada para relawan yang terlibat sebagai saksi untuk menggunakan hak pilihnya.

Khofifah meminta kepada seluruh relawan, hingga partai pengusung untuk tetap solid dan melakukan sosialisasi ke daerah yang masih belum terjangkau. Terutama daerah yang masih abu-abu alias terdapat undecided voters.

“Saya mohon kekompakan dan soliditas kita tetap terjaga untuk menyapa, menyisir dan menyeser. Daerah-daerah yang mungki belum kuat saya mohon melakukan proses penjangkauan,” kata Khofifah dalam sambutannya dalam Rapat Koordinasi Tim Khofifah-Emil di Whynddam Hotel, Surabaya, Sabtu (2/6/2018).

Khofifah juga menyoroti saksi yang mendapat tugas jauh dari tempat pemungutan suara (TPS) menggunakan hak pilihnya. Khofifah meminta kepada saksi mengurus surat izin pindah pilih agar tetap menggunakan hak pilihnya ketika tanggal 27 juni nanti.

“Kita melihat agak banyak saksi di luar TPS. Tadi malam saya mendapat info mereka mencoblos itu hanya 30 persen karena jauh TPSnya. Kalau banyak yang kesulitan mengurus surat pindah pilih sebaiknya pastikan saksi adalah dari TPS yang bersangakutan,” ucapnya.

Kemudian teknis kinerja antara saksi luar dan dalam yang perlu menjadi perhatian. Pemetaan setiap saksi haru dilakukan dengan detil.

“Kita ini satu suara, ini harus dijaga diamankan. Harus dihitung kembali betapa efektifitas TPS harus diamankan kembali,” tegasnya.

Selain itu, Khofifah juga tidak bisa begitu saja meyakini bahwa para pemilih loyal yang mayoritas adalah ibu-ibu dan kaum perempuan akan hadir di TPS pada 27 Juni nanti. Untuk itu akan dilakukan lagi pengecekan, pengawalan dan pemantapan ulang. “Momen Idul Fitri nanti akan kita jadikan latihan bersama untuk mencoblos,” terang Khofifah.

Di waktu tersisa, Khofifah ingin tetap fokus melakukan penyapan kepada samua elemen masyarakat. Meski saat ini lawan menggunkan berbagai cara untuk mencederai demokrasi, Khofifah meminta semua lini tim tetap positif melakukan sosialisasi program.

“Kita mah maksimalkan saja. Kita mesti produktif. Kerja keras kita harus diikuti kemampuan-kemampuan yang lebih original. Sehingga kita bisa menembus daerah yang grey area, ini undecided voters. Kita coba akan coba terus maksimalkan itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam pilgub Jatim 2018 ini, pasangan Khofifah-Emil Dardak akan berhadapan head to head dengan rival kuatnya Saifullah Yusuf-Puti Guntur. Penentuan kemenangan mereka akan dilakukan pada 27 Juni mendatang atau kurang dari 24 hari dari sekarang.

btm/bdo

LEAVE A REPLY