Presiden Jokowidodo Copot Jabatan Bimo Gunung Abdul Kadir

0
466
Ketua KPK Agus Rahardjo saat diwawancarai awak media
Ketua KPK Agus Rahardjo saat diwawancarai awak media

Jakarta, NawacitaPresiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Sekretaris Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi (Sekjen KPK) Bimo Gunung Abdul Kadir.

“Sudah lama kan (pemberhentiannya),” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Ia menjelaskan pemberhentian Bimo sebagai Sekjen KPK sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) tertanggal 20 Maret 2018. Menurut dia, Bimo merupakan Sekjen KPK yang ketiga diberhentikan secara hormat.

“Bagi KPK, ini sekjen ketiga (berturut-turut) yang diberhentikan dengan hormat di tengah jalan,” ujarnya.

Namun, Agus tidak mau mengungkapkan alasan pencopotan Sekjen KPK Bimo ini. Akan tetapi, biasanya pemberhentian itu dilakukan karena kinerja.

“Biasa alasannya performance,” jelas dia.

Masa tugas Sekjen KPK selama empat tahun, sementara Raden Bimo dilantik pada 10 Februari 2016 lalu. Sebelum menjadi Sekjen KPK, Raden Bima menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan dan Perencanaan di KPK.

Sebelum bertugas di KPK, Raden Bimo merupakan salah satu auditor madya di Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Setelah Raden Bimo diberhentikan, jabatan Sekjen KPK saat ini dijabat oleh Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan sebagai pelaksana tugas (Plt).

Tugas daripada seorang Sekjen yang tercantum dalam laman kpk.go.id antara lain menyiapkan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan administrasi, sumber daya, pelayanan umum, keamanan dan kenyamanan, hubungan masyarakat dan pembelaan hukum kepada segenap unit organisasi KPK.

Sementara di bagian struktur, Sekjen KPK membawahi Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Umum, Biro Sumber Daya Manusia, Biro Hukum, Biro Hubungan Masyarakat, dan Sekretariat Pimpinan.

inlh

 

LEAVE A REPLY