Alexis Ditutup, Sandi Sebut Usaha Serupa Harus Berbudaya

0
292
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

Jakarta, Nawacita – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut penutupan Hotel Griya Pijat Alexis hari ini sebagai pesan tersendiri terhadap usaha-usaha serupa di Jakarta. Menurutnya, tempat usaha sejenis harus berbudaya.

Sandi menyebut dengan penutupan Alexis maka usaha serupa harus mulai membenahi diri dan menciptakan usaha yang berbasis pada ekonomi kreatif dan budaya.

“Ini sudah jelas, kami tegas terhadap Alexis, kami ingin mengirimkan pesan yang jelas (terhadap usaha-usaha serupa), jadi usaha itu harusnya kreatif dan berbudaya,” kata Sandi di kawasan Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (28/3).

Tak hanya usaha prostitusi besar, Sandi juga menyatakan akan menutup prostitusi jalanan jika memang terbukti ada dan menggangu masyarakat.

Peraturan gubernur terkait pariwisata dan peraturan daerah soal ketertiban umum bisa mengatur dan menertibkan usaha-usaha prostitusi baik yang kelas kakap serupa Alexis maupun yang ada di jalanan.

“(Prostitusi jalanan) termasuk kami atur. Kalau terbukti menganggu masyarakat dan terbukti ada, kami atur,” katanya.

“Tinggal tunggu laporan dari media, ada atau tidak yang seperti itu, kami semua berintegrasi laporan masyarakat dan laporan dari media,” kata Sandi.

Hari ini Hotel Griya Pijat Alexis yang berada di kawasan Jakarta Utara mengumumkan penutupan melalui spanduk yang dipajang di depan hotel yang dikenal dengan istilah ‘surga dunia’ itu.

Spanduk putih itu berisikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu atas gaduhnya pemberitaan yang terjadi selama beberapa bulan belakangan ini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan surat keputusan pencabutan tanda usaha pariwisata (TDUP) kepada pengelola Hotel Alexis, PT Grand Ancol Hotel di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara dan berlaku mulai Rabu (28/3).

CNNIndonesia

 

LEAVE A REPLY