Ekosistem PR Baru di Tengah Era yang Berubah

0
553

Nawacita.co – Asmono Wikan selaku founder dan CEO PR INDONESIA tampak bersemangat menyambut para tamu dan peserta. Empat pembicara hadir mengisi sesi ini. Antara lain, President of ASEAN PR Networks (APRN) dan founder The London School of Public Relations (LSPR) Prita Kemal GaniKomisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Tirta Segara, CEO Blanja.com Aulia E. Marinto, dan Tenaga Ahli Bidang Manajemen Strategis Kementerian Pariwisata Priyantono Rudito.

Ada alasan dibalik pemilihan tema ini. “Tahun lalu kita sudah dibuat haru biru oleh fake news, hoaks dan disrupsi,” kata Asmono di hadapan lebih dari 90 peserta yang hadir siang hari itu. “Hari ini hingga sepanjang tahun ke depan, kita sudah memasuki wilayah baru yang tidak asing—ekosistem PR yang baru. PR tidak hanya memikirkan urusan remeh-temeh, tetapi strategis,” imbuhnya.

20180327_135903

Makna lebih dalam mengenai tema ini diulas tuntas di sesi workshop esok hari, masih di Surabaya, Rabu (28/3/2018). Sesi terbagi ke dalam tiga kelas meliputi Strategic PR, Financial PR, dan PR Under 30. Masing-masing mengangkat tema “Mengelola Brand & Reputasi dalam Ekosistem PR yang Baru”, “Best Practice Mengelola Trust Industri Keuangan dalam Ekosistem PR yang Baru”, “Event Management untuk Memperkuat Reputasi Korporat”, dan “Public Speaking for PR Officer, Teori dan Praktik”. Setiap kelas akan diisi oleh pembicara seperti PR INDONESIA Guru Magdalena Wenas, Deputi Direktur Pelayanan Konsumen OJK Hudiyanto, Managing Director DM-ID Brand Consultant  Almira Shinantya, dan masih banyak lagi.

Puncak acara berlangsung Kamis malam, 29 Maret 2018. Apresiasi tertinggi bagi para pelaku PR dari berbagai latar belakang instansi/organisasi dan korporasi itu akan berlangsung bersamaan dengan festival rakyat Mlaku-mlaku nang Tunjungan dan menutup ikon Kota Surabaya, Jalan Tunjungan.

20180327_135959

Setidaknya ada sekitar 500 praktisi PR hadir di acara tersebut. Inilah peluang bagi PR untuk mengomunikasikan fungsi profesinya kepada publik, sekaligus menempatkan PR di level yang strategis di hadapan para CEO-nya yang juga akan hadir pada malam penghargaan tersebut. Tak salah jika Asmono menarik simpulan, “Panggung PR dimulai dari Jalan Tunjungan!”  (dny)

LEAVE A REPLY