Sandi Ajak Ombudsman Dialog Bahas Maladministrasi di Jalan Jati Baru

0
202
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Jakarta, Nawacita – Ombudsman DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya meninjau Jalan Jati Baru di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/3). Hasilnya, Ombudsman menyebut ada maladministrasi dari penataan Tanah Abang oleh Pemprov DKI.
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengaku sudah mengetahui peninjauan yang dilakukan Ombudsman tersebut. Namun hingga kini belum ada laporan resmi dari Ombudsman kepada Pemprov.
“Belum diterima (laporan Ombudsman), tapi baca dari berita. Kami menunggu laporannya,” kata Sandi di rumahnya, Jalan Pulombangkeng, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/3).
Menurut Sandi, pihak Pemprov berencana mengajak Ombudsman berdialog terkait penataan kawasan Tanah Abang. “Kita masih menunggu, minta (data) komperhensif, jangan dipenggal-penggal dari Ombudsman, dan kita ingin berdiskusi, berdialog,” ucap Sandi.
Sandi tak ingin berspekulasi terlebih dulu perihal dugaan pelanggaraan oleh Pemprov yang diutarakan Ombudsman. Namun ia tetap mengapresiasi perhatian yang diberikan Ombudsman terkait persoalan Tanah Abang.
“Kita terima kasih sama Ombudsman sudah terus memperhatikan Tanah Abang, memperhatikan nasib dari para PKL apalagi mau masuk ramadan. Mereka (PKL) berharap lapangan pekerjannya dan penghasilan mereka tetap ada. Ini merupakan perhatian yang luar biasa dari Ombudsman, oleh karena itu kita ucapkan terima kasih,” tutup Sandi.
Peninjauan oleh Ombudsman dilakukan dengan cara berjalan kaki dari ujung Jalan Jati Baru menuju Stasiun Tanah Abang. Potensi maladministasi yang terjadi dalam penataan Jalan Jati Baru Raya terlihat dari pengalihan fungsi jalan di kawasan itu.
Melalui kebijakan Pemprov DKI Jakarta, Jalan Jati Baru diubah menjadi tempat berjualan bagi PKL. Kondisi ini membuat kemacetan dan akses jalan masyarakat tidak lancar.
kumparan

LEAVE A REPLY