Program TBBS, 631 Ton Sampah Berhasil Dikelola

0
389
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta, NawacitaGerakan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2018 menunjukan hasil signifikan. Jumlah gerakan yang telah dilaksanakan mencapai 1.485 kegiatan melibatkan total 2.055.092 orang.

Gerakan TBBS baru satu setengah bulan diselenggarakan yaitu sejak 21 Januari lalu hingga 4 Maret 2018 tercatat gerakan ini telah diselenggarakan tersebar di 25 provinsi dan 121 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Jumlah gerakan yang telah dilaksanakan mencapai 1.485 kegiatan yang melibatkan total 2.055.092 orang.

Dari seluruh gerakan ini tercatat jumlah sampah organik yang dikelola sebanyak 631,37 ton, sampah anorganik yang dikelola 542,62 ton, dan sampah residu yang ditangani lebih lanjut ke TPA mencapai 586,41 ton.

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Rosa Vivien Ratnawati, harapan agar Indonesia bebas dari sampah bisa terwujud jika gerakan ini terus dilaksanakan di berbagai tempat di Indonesia.

“Gerakan TBBS diharapkan bisa membangkitkan gerakan masyarakat peduli sampah yang masif secara nasional sehingga menjadi jalan pemenuhan tujuan pembangunan pengelolaan sampah,” ujar perempuan yang karib disapa Vivien tersebut.

Vivien mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ingin menggerakkan pengelolaan sampah yang baik di masyarakat sebagaimana target yang ditetapkan melalui Perpres 97 Tahun 2017 yaitu pada 2025 terdapat pengurangan timbulan sampah 30% atau 20,9 juta ton serta penanganan sampah mencapai 70 % atau 49,9 juta ton.

Dari data Gerakan TBBS itu, menurutnya, Jawa Barat adalah yang terbanyak melaksanakan kegiatan TBBS dari 25 provinsi di Indonesia. Yaitu sebanyak 14 kabupaten/kota di Jabar yang melakukan gerakan TBBS. Kemudian, diikuti dengan Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Sumatera Barat dengan masing-masing 13 kabupaten/kota yang menyelenggarakan TBBS.

Jika dilihat dari jumlah kegiatan yang diselenggarakan, maka Provinsi DKI Jakarta yang terbanyak melaksanakan kegiatan TBBS yaitu sebanyak 354 kegiatan. Lalu disusul dengan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 205 kegiatan dan Provinsi Jawa Barat sebanyak 190 kegiatan.

Provinsi DKI Jakarta juga yang tercatat terbanyak dalam mengelola sampahnya selama pertengahan periode TBBS ini dilaksanakan yaitu 248,16 ton sampah anorganik, 99,53 ton sampah organik, dan 429,31 ton sampah residu.

“Masih satu setengah bulan lagi Gerakan TBBS ini diselenggarakan, tentunya diharapkan penambahan jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang menyelenggarakan kegiatan ini yang diikuti dengan penambahan jumlah kegiatan sekaligus jumlah peserta atau kolaborator yang menyelenggarakannya,” imbuh Vivien.

Sementara itu, untuk memperoleh data lebih detail terkait penyelenggaraan Gerakan TBBS, masyarakat bisa menghubungi Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar melalui nomor telepon 021-85904934, email adipura.klhk@gmail.com serta laman KLHK pada http://sipsn.menlhk.go.id.

inilah

LEAVE A REPLY