Pertamina Ingin Lebarkan Sayap Pengelolaan Blok Migas di Aljazair

0
537
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta, Nawacita PT Pertamina (Persero) ingin melebarkan sayapnya dalam mengelola blok minyak dan gas bumi (migas) di Aljazair, Afrika Utara. Perusahaan tersebut sedang melakukan pendekatan.

Direktur Hulu Pertamina ‎Syamsu Alam mengatakan, blok migas yang diincar Pertamina ini sudah di eksplorasi, memiiki 30 sumur yang belum diproduksi.

“Sudah ada 30 sumur di sana, belum diproduksi minyak dan gas (migas),” kata Syamsu, di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Syamsu menuturkan, blok migas tersebut terletak dengan blok migas yang saat ini telah dikelola Pertamina. Jika berhasil diakuisisi fasilitas pada blok migas ini bisa diintegrasikan.

Jakarta – PT Pertamina (Persero) ingin melebarkan sayapnya dalam mengelola blok minyak dan gas bumi (migas) di Aljazair, Afrika Utara. Perusahaan tersebut sedang melakukan pendekatan.

Direktur Hulu Pertamina ‎Syamsu Alam mengatakan, blok migas yang diincar Pertamina ini sudah di eksplorasi, memiiki 30 sumur yang belum diproduksi.

“Sudah ada 30 sumur di sana, belum diproduksi minyak dan gas (migas),” kata Syamsu, di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Syamsu menuturkan, blok migas tersebut terletak dengan blok migas yang saat ini telah dikelola Pertamina. Jika berhasil diakuisisi fasilitas pada blok migas ini bisa diintegrasikan.

Belanja Modal Pertamina

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengalokasikan US$ 5,6 miliar sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2018. Sebagian besar dana tersebut akan diinvestasikan pada kegiatan pencarian minyak dan gas bumi (migas) atau hulu.

Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman mengatakan, belanja modal Pertamina tahun ini jauh lebih tinggi‎, dibandingkan alokasi tahun lalu sebesar US$ 4 miliar. “Rencana investasi US$ 5,6 miliar,” kata Arief, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 18 Januari 2018.

Arief mengungkapkan, 60 persen dari alokasi belanja modal pada tahun ini akan digunakan ‎untuk mendanai kegiatan hulu. Ini antara lain mengakusisi lapangan migas di Aljazair Afrika Utara. “Antara 55-60 hulu lebih dikit. Sekarang lagi diskusi pemerintah alzajair,” kata dia.

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam melanjutkan, lapangan migas yang diincar Pertamina, di Aljazair lokasinya berdekatan dengan lapangan yang sebelumnya sudah dikelola perusahaan. Ini artinya, jika akuisisi tersebut berhasil bisa menggunakan fasilitas yang sudah tersedia.

“Di sana untuk kemungkinan mendapat kan blok baru disana. Blok baru itu kebetulan berdekatan dengan eksiting,” dia menandaskan.

lpt6

LEAVE A REPLY