Menteri Khofifah Tulis Puisi ‘Cuma Ibu yang Tahu’ di Hari Ibu

0
331
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa

Jakarta, Nawacita – Peran ibu dalam keluarga memang luar biasa, tak terkecuali bagi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Di hari Ibu ini, Khofifah menuliskan puisi tentang peranan ibu.

Puisi karya Khofifah itu berjudul ‘Cuma Ibu yang Tahu’. Puisi itu dibacakan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dalam sambutan wisudawan-wisudawati Pondok Pesantren Husnul Khotimah Angkatan ke-20.

Di bagian akhir puisinya, Khofifah memotivasi seluruh ibu agar terus semangat melayani keluarga. Dia juga menutup puisinya dengan mengucapkan selamat Hari Ibu kepada seluruh wanita yang merayakan.

Berikut kutipan lengkap puisi Khofifah:

PUISI CUMA IBU YANG TAHU
oleh : Khofifah Indar Parawansa 
(Menteri Sosial RI)

Saat Ibu baru saja memejamkan mata………,
pecahlah tangisan sikecil dengan nyaringnya…….,
dalam keadaan mengantuk, anak pun harus digendong sepenuh cinta……
Bagaimana rasanya….? 
Cuma Ibu yang tahu rasanya…..

Saat lapar melanda, terbayang makanan enak di atas meja……,
ketika suapan pertama, anak pup dicelana……
Bagaimana rasanya….?
Cuma Ibu yang tahu rasanya…..

Saat badan sudah lelah tak ada tenaga……, 
ingin segera mandi menghilangkan penat yang ada….,
mumpung anak-anak sedang anteng di kamarnya…..
Belum sempat sabunan, anak sudah nangis berantem rebutan boneka…..,
Kacaulah acara mandi Ibu….., langsung handukan walau daki masih menempel dibadannya….
Bagaimana rasanya?
Cuma Ibu yang tahu rasanya…..,

Saat Ibu ingin beribadah dengan khusuknya…..,
anak-anak mulai mencari perhatian…..,
menarik-narik mukena, mengacak-ngacak lemari baju mumpung lbu tak berdaya….,
Loncat sana loncat sini, punggung Ibu jadi pelana.
Belum juga beres doa, anak-anak semakin berkuasa…
Bagaimana rasanya?
Cuma Ibu yang tahu rasanya….

Aaah…..,
dibalik kerepotan itu semua, namun ada jua syurga didalamnya.

Cuma Ibu yang tahu lezatnya makna senyuman anak yang diberikan….,
pelukan anak….,
Ucapan cinta anak yang tampak sederhana dihadapan orang, namun berubah menjadi intan permata dimata Ibu…..,
Itulah mengapa….?
Saat anak bahagia, Ibu menangis….,
Anak berprestasi, Ibu menangis….,
Anak tidur lelap, Ibu menangis…,
Anak pergi jauh, Ibu menangis…,
Anak menikah, Ibu menangis….,
Anak wisuda TK aja, Ibu menangis…,
Anak tampil dipanggung, Ibu menangis….,

Aah…. 
inikah tangis bahagia yang tak akan dapat dimiliki siapapun jua…, 
jika engkau tak mengalaminya sendiri sebagai Ibu…,
mungkinkah ini bagian dari surga milikNya yang diberikan kepada seluruh Ibu, sebuah cinta yang begitu lezatnya dirasa….?.

Dan akhirnya saya percaya dimana ada kerasnya perjuangan Ibu di dalam rumah….,
maka disitu akan hadir cahaya surga yang menemani Ibu yang tak kalah indahnya…..,

Jika hari ini engkau menangis karena repotnya mengasuh anak….,
maka akan ada hari dimana engkau akan tersenyum paling manis karena kebaikan yang hadir bersamanya…..

Selamat menyambut Hari Ibu esok hari 22 Des
Salam buat seluruh Ibu-Ibu…Dimanapun berada…..

LEAVE A REPLY