Tagih Janji Jokowi, Ratusan Perangkat Desa Se-Blora Datangi Istana Negara

0
540
Tagih Janji Jokowi, Ratusan Perangkat Desa Se-Blora Datangi Istana Negara
BLORA,Nawacita.co – Sebanyak 200 lebih perangkat desa di kabupaten Blora Senin siang (23/10/2017) berangkat ke Jakarta untuk menemui presiden Joko Widodo di istana merdeka. Mereka akan kembali menagih janji jokowi untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil.
          Keberangkatan ratusan perangkat desa se kabupaten Blora ini dilakukan dengan menggunakan 3  unit bus. Sebelum berangkat mereka berkumpul di samping rumah dinas bupati blora disebelah Utara alun-alun.
         Ketua persatuan perangkat desa Indonesia (PPDI) kabupaten Blora Djasman mengatakan, kedatangan ratusan perangkat desa ke Jakarta tidak lain hanyalah untuk bersilaturahmi dengan presiden Joko Widodo. Silaturahmi ini sekaligus untuk menagih janji Jokowi yang sebelumnya berjanji akan menjadikan perangkat desa menjadi pegawai negeri sipil melalui nawacitanya.
         “Melalui janji kampanyenya dulu, Pak Jokowi berjanji akan menjadikan perangkat desa menjadi pegawai negeri sipil, makanya kita akan tagih janji itu. Dari Blora kita ambil perwakilan saja. Kita pakai 4 bus, 1 bis berkapasitas 50 orang, sehingga total 200 orang. Tapi tadi 1 bus kembali, jadi yang berangkat ke Jakarta kira-kira 180 an orang,” kata Djasman.
           Djasman menambahkan, rombongan akan berangkat sekitar jam 1 siang dari Blora. Di Jakarta rombongan dari Blora akan bergabung dengan ratusan perangkat desa se Indonesia untuk menggelar dialog langsung dengan presiden Joko Widodo.
           “Kita ke Jakarta tidak semata-mata demo, kita melaksanakan silaturahmi dengan baik-baik dengan beliau, Joko Widodo. Kalau toh tuntunan PPDI agar diangkat menjadi PNS tidak terkabul, ia berharap Jokowi bisa menyeimbangkan kesejahteraan perangkat desa setara PNS golongan IIA,” tambah Djasman.
          Djasman mengaku saat ini di kabupaten Blora ada sekitar 3 ribu perangkat desa yang nasibnya mempihatinkan. Setiap bulannya mereka hanya mendapat gaji antara Rp 900 ribu sampai Rp 1 juta. Dirinya meminta agar pemerintah menyeimbangkan gaji perangkat desa minimal setara UMK Blora.
           Keberangkatan para perangkat desa dari Blora rencananya dilepas langsung oleh bupati, Joko Nugroho. Namun karena sesuatu hal rombongan akhirnya dilepas oleh Kabag tata pemerintahan kabupaten Blora Sudarmono.
             “Saya meminta agar rombongan tetap berkoordinasi dengan baik, semoga apa yang bapak semua inginkan dapat terkabulkan dan pulang ke Blora dengan membawa kabar baik. Saya cuma pesan jaga nama baik Blora disana,” pinta Sudarmono. (BJ)

LEAVE A REPLY