PDMAI 2017: Tingkatkan Kesadaran ASEAN Bagi Generasi Muda

0
569

Jakarta,Nawacita  – Beragam kegiatan dilakukan Kementerian Luar Negeri dalam menyambut perayaan 50 tahun ASEAN yang jatuh pada bulan Agustus ini. Generasi muda sebagai bagian penting dalam kemajuan kawasan Asia Tenggara tidak luput dari perhatian Kemlu. Salah satu kegiatan yang ditujukan untuk generasi muda Indonesia ialah Pemilihan Duta Muda ASEAN Indonesia (PDMAI) 2017.

Kegiatan PDMAI 2017 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda dan para pemangku kepentingan lain tentang perkembangan kerjasama ASEAN paska pembentukan Masyarakat ASEAN serta meningkatkan peran generasi muda dalam mewujudkan visi Masyarakat ASEAN 2025.

Proses penyeleksian PDMAI 2017 terdiri dari beberapa tahap, yaitu: penulisan essay dan pembuatan video dengan tema ASEAN, serta tahap final yang diadakan di Jakarta.  Saat ini terdapat 50 finalis DMAI 2017 dari 30 provinsi di Indonesia yang telah berada di Jakarta untuk mengikuti proses karantina/pembekalan dari tanggal 24 – 28 Agustus 2017.

Materi yang akan diberikan selama karantina/pembekalan antara lain mengenai perkembangan kerja sama ASEAN, public speaking, kepemimpinan, kewirausahaan, beauty class dan termasuk kunjungan ke kantor Marta Tilaar Group dan SCTV. Pada periode ini akan dilakukan penilaian yang menjadi dasar penetapan 10 peserta terbaik.

Pada malam final, tanggal 29 Agustus 2017 di Balai Sarbini, 10 besar finalis terbaik akan mendapatkan pertanyaan Dewan Juri yang terdiri dari: Jose Tavares (Dirjen Kerja Sama ASEAN), Wulan Tilaar (Chair Woman Martha Tilaar Group), Reza Rahadian (UNDP Indonesia SDGs Mover), Najwa Sihab (News Presenter) dan Tyovan Widagdo (CEO BAHASO, Forbes 30 Under 30).

Pemenang terbaik, sebanyak 2 orang, akan dinobatkan sebagai Duta Muda ASEAN Indonesia 2017. Selain mendapatkan trofi, para Duta Muda ASEAN Indonesia 2017 terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Ditjen Kerja Sama ASEAN.

Acara Malam Final, yang dimeriahkan oleh Orkestra Universitas Indonesia dan Paduan Suara London School of Public Relations, akan dihadiri tamu-tamu undangan dari kalangan pejabat pemerintah, kalangan swasta/pengusaha, universitas, dan tamu undangan lainnya.

humas kemlu

 

LEAVE A REPLY