Bandar Narkoba Ditembak Mati Karena Serang Polisi

0
339
Ilustrasi.
Ilustrasi.

MEDAN, Nawacita – Aiyub (54), bandar narkoba asal Provinsi Aceh tewas ditembak polisi. Penembakan yang dilakukan personel Polsek Medan Timur, Medan, Sumatera Utara, karena bandar sabu ini menyerang petugas dengan sebilah pisau.

Setelah dipastikan sudah tak bernyawa lagi, dari tubuhnya polisi menyita dua kilogram sabu.

“Pelaku melawan petugas dengan menggunakan pisau sehingga kita lakukan penembakan. Mayat korban saat ini masih berada di kamar mayat Rumkit Bhayangkara Medan,” kata Kapolresta Medan Kombes Sandi Nugroho, Senin (14/8/2017).

Menurut Sandy, pelaku ditangkap berdasarkan informasi warga yang menyebutkan akan ada transaksi narkoba di Jalan Beo, Perumnas Mandala pada Sabtu (12/8/2017) sore.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan memastikan bahwa informasi tersebut benar. Pelaku diamankan dari sebuah rumah di lokasi itu.

Hasil interogasi dan pengembangan, pelaku mengaku bahwa lokasi transaksi yang akan dilakukannya di apartemen yang berada di Jalan Palang Merah Medan. Ternyata pemesan tidak datang, kemudian petugas memancing pemesan untuk berpindah lokasi transaksi di daerah kanal Delitua.

“Pengakuan pelaku, di kanal ini juga sering dijadikan tempat transaksi. Namun pemesan tetap tidak datang. Pelaku berusaha kabur dan melawan petugas dengan pisau, setelah tembakan peringatan, pelaku kita lumpuhkan,” ucap Sandi.

“Selain menyita sabu milik pelaku, turut disita barang bukti lain berupa sebilah pisau, ponsel dan beberapa buah kartu ATM. kita juga masih melakukan pengembangan untuk menangkap dua pelaku lain berinisial RL dan TN,” tambah dia.

kmp.

LEAVE A REPLY