Semua Elemen Sangat Dibutuhkan dalam Menciptakan Jatim Kondusif dan Progresif

0
313
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf

Nawacita – Peran dan dukungan semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi yang kondusif, agar dapat mewujudkan kemajuan Jawa Timur. Pembangunan di segala bidang berlangsung progresif.

“Memaksimalkan keterlibatan segenap elemen masyarakat, baik ormas atau komunitas dalam pembangunan, dibutuhkan mulai dari proses perencanaan sampai pelaksanaan dan evaluasi pembangunan,” kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf ada acara Halal bi Halal Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) di Kantor Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jatim, Minggu (16/7).

Menurutnya, membangun Jatim dengan gotong royong berarti hasil pembangunan itu juga harus bisa dirasakan oleh semua pihak, bukan oleh satu dua kelompok saja. Selain dukungan masyarakat, dari sisi pemerintah, pembangunan di bidang ekonomi bisa diwujudkandengan menitiberatkan pada program untuk mereduksi tingkat kesenjangan.

Pertumbuhan ekonomi Jatim yang sudah bagus dan di atas rata-rata nasional, difokuskan untuk mereduksi tingkat kesenjangan dengan cara membuka koridor ekonomi baru. “Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, aksesibilitas pendidikan dan perluasan jangkauan pelayanan kesehatan yang bersifat preventif,” ujarnya.

Tak hanya itu, birokrasi atau pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan yang maksimal. “Selain memberikan pelayanan maksimal, pemerintah harus selalu ada dalam memberikan jaminan perlindungan, keamanan sosial dan perbaikan kelayakan hidup keluarga,” ucapnya.

Pembangunan progresif ini juga tak lepas dari kondusivitas Jatim yang baik. Kondisi Jatim yang aman dan nyaman sangat dibutuhkan. “Dengan hampir 40 juta penduduk, menjadikan provinsi ini barometer nasional. Dibutuhkan kehati-hatian dalam mengelola potensi besar ini. Jika tidak terkelola dengan baik, aka nada resiko besar yang kita hadapi,” katanya.

Untuk menjaga kondusifitas Jatim, lanjut dia, diperlukan beberapa langkah. Antara lain, mempererat tali silaturahmi dan menghadirkan komunikasi yang baik, santun, mau menerima perbedaan dan memahami pilihan-pilihan dan alasan-alasannya.

“Sekaligus rela berubah atau mengubah diri demi kepentingan masyarakat luas. Hal ini penting agar tidak mudah timbul konflik dan perpecahan di antara kita,” tegasnya.

Gus Ipul mengapresiasi peran organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah. Pranan Muhammadiyah dalam pembangunan di Jatim sangat besar. Amal usaha dalam bidang pendidikan, kesehatan, panti sosial dan ekonomi menjangkau umat sampai tingkat paling bawah.

Sumber: portal tiga

LEAVE A REPLY