PLTU Jawa 7 Tambah Pasokan Listrik Jawa Bali

0
617
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, NAWACITA – Proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa-7 berkapasitas 2×1.000 megawatt (mw) sudah memasuki tahap pembangunan.

Kehadiran pembangkit listrik yang berlokasi di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten tersebut, diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik Jawa-Bali. Manajer Senior Public Relations PT PLN (Persero) Agung Murdifi mengatakan, saat ini kapasitas terpasang sistem Jawa-Bali sebesar 33.863 mw dengan daya mampu 31.614 mw serta beban puncak 24.589 mw.

Dengan beroperasinya PLTU Jawa 7, maka akan ada tambahan pasokan listrik sebesar 2.000 mw. ”PLTU Jawa 7 sudah dimulai sejak April 2016, berupa tahap persiapan konstruksi meskipun fase pendanaan proyek (financial close) baru selesai pada 29 September 2016,” ujar Agung di Jakarta kemarin. Penandatanganan financial close proyeksenilaiUSD1,8 miliar tersebut dilakukan oleh pihak konsorsium bersama China Development Bank selaku pemberi pinjaman.

Adapun, kontraktor PLTU Jawa 7 yakni konsorsium China Shenhua Energy Company Limited yang memiliki saham 70 persen dan sisanya PT Pembangkitan Jawa- Bali (PJB) melalui anak usahanya yakni PT PJB Investasi. ”Mereka memiliki kemampuan secara finansial dengan menggunakan modal sendiri untuk persiapan konstruksi. Selain itu, financial close ini dicapai delapan hari lebih cepat dari periode yang disyaratkan dalam perjanjian pembelian tenaga listrik (PPA), yaitu enam bulan,” ujar Agung.

Dia menambahkan, lebih cepatnya financial close dari jadwal semula merupakan pertama kali terjadi untuk proyek independent power producer (IPP). Agung menambahkan, teknologi yang digunakan pada PLTU Jawa-7 adalah ultrasuper critical boiler sebagai teknologi baru di bidang pembangkitan yang berbahan bakar batubara kalori rendah (4.000-4.600 kkal/kg AR). Jenis pembangkit ini dipilih karena memiliki efisiensi yang tinggi dan lebih ramah lingkungan.

Sementara, PLN hari ini dijadwalkan meresmikan sejumlah proyek kelistrikan di Papua dan Papua Barat, antara lain Gardu Induk Waena, PLTA Orya, PLTMH Manokwari 3 MW, beberapa transmisi, dan Gardu Induk Skyland. General Manager PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) Yohanes Sukrilismono mengatakan, peresmian infrastruktur yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo diharapkan berdampak positif guna mendorong percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

sumber : okezone.com

LEAVE A REPLY