DPRD Minta Dugaan Korupsi PD Pasar Diusut

0
519
ILUSTRASI

SURABAYA, NAWACITA – Menguapnya adanya dugaan korupsi dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, khususnya dugaan korupsi baik Pungli maupun  penyelewengan keuangan yang diduga terjadi di PD Pasar Surya Surabaya. Kalangan anggota DPRD Kota Surabaya dan meminta supaya pihak berwajib baik kepolisian dan Kejaksaan untuk bertindak.

Anggota Komisi B yang membidangi perekonomian ini yakin  pelaku dugaan korupsi tidak hanya kalangan pegawai rendahan, melainkan sudah menjurus ke level menejemen yang lebih atas. “Yang dilaporkan masyarakat dan sudah ditindaklanjuti oleh PD Pasar Surya memang sampai pada level kepala pasar. Tapi kan tidak mungkin mereka berani melakukan penyelewengan sebesar itu tanpa back-up dari atasan. Silahkan pihak berwajib menindaklanjuti laporan ini,” pinta anggota Komisi B Ahmad Zakaria, Rabu (7/9/2016).

Memang berdasarkan laporan masyarakat dan audit internal perusahaan, pekan kemarin PD Pasar Surya telah memberhentikan sejumlah kepala pasar dan melaporkan dugaan korupsi dan Pungli kepada aparat kepolisian.  Kepala pasar yang diberhentikan dari tugasnya antara lain, Kepala Pasar Babaan, Pasar Keputran Selatan, Pasar Kupang dan Pasar Gubeng Masjid.

Selain itu pihak PD Pasar juga mengaku telah melakukan audit internal di empat pasar yang lain antaranya Pasar Kembang potensi penyelwengan Rp 166.982.925, Pasar Wonokromo Rp 110.951.678, Pasar Kupang Rp 12 Juta lebih dan Pasar Keputran Selatan, Rp 10.836.198.

Dugaan-dugaan korupsi di  PD Pasar Surya, lanjut Zakaria memang cukup beragam. Dari hasil pengumpulan datanya, Zakaria menyebut setidaknya ada dua macam penyelewengan, pertama Pungli dan yang kedua  korupsi uang berbagai kewajiban yang harus dipenuhi oleh pedagang pasar. SUMBER : BERITAJATIM.COM

LEAVE A REPLY