Wow!! 2 Pendiri Teman Ahok Ditangkap di Singapura

0
532

JAKARTA, nawacita – Duh Aduh… Teman Ahok sedang ketiban sial. Relawan yang bertugas mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) buat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju lagi melalui jalur independen di Pilgub DKI 2017, tersebut harus berurusan dengan hukum di Singapura. Tepat pukul 14.30 waktu Singapura (4/6/2016), mereka ditahan otoritas Imigrasi di Bandara Internasional Changi Singapura.

Dua pendiri Teman Ahok, yaitu Amalia Ayuningtyas dan Richard Saerang saat ini masih ditahan Imigrasi Singapura. Hal itu terkait aktivitas keduanya di negeri kota itu yang menghadiri acara Food Festival. Amalia dan Richard ditangkap petugas imigrasi, lantaran diduga kuat melakukan kegiatan yang mengandung unsur politik.

Hal itu diperkuat dengan pernyataan CEO Cyrus Network, Hasan Nasbi yang juga pendukung Ahok. Melalui akun Twitter, @datuakrajoangek, ia mengecam pemerintah Singapura yang terkesan paranoid dengan kehadiran dua aktivis muda tersebut.
“Mohon doanya agar dua orang pengurus @temanAhok bisa dibebaskan segera oleh pihak imigrasi singapura. Negeri ini paranoid sekali,” katanya.
“Karena ada embel2 “teman ahok” merek anggap akan ada kegiatan politik di singapura. Amalia dan richard ditahan sejak siang tadi.”

Hasan mendapat informasi, kedua dedengkot Teman Ahok akan dilepas petugas imigrasi Singapura pada Ahad (5/6) sekitar pukul 10.00 WIB. “Barusan dapat konfirmasi dari pemerintah Sing. Bahwa amalia dan richard besok akan pulang dgn Garuda pukul 10. Semoga mereka menepati janji,” katanya.
Singgih, salah satu pendiri dan koordinator Teman Ahok, membenarkan perihal penangkapan atas kedua rekannya tersebut. Menurutnya, penangkapan itu sama sekali tidak jelas dan tidak selayaknya terjadi.

“Iya, kabar itu benar. Dua rekan kami ditangkap petugas imigrasi Singapura karena masuk daftar orang yang tidak diinginkan kehadirannya,” ujar Singgih melalui sambungan telefon, Minggu (5/6/2016).

Ia mempertanyakan keputusan pemerintah Singapura yang menjebloskan Amalia dan Richard ke ruang isolasi. Padahal kedua rekannya itu datang secara perseorangan, bukan sebagai perwakilan Teman Ahok.

“Kami tidak mengerti kenapa ini bisa terjadi, padahal kami hanya anak-anak muda yang ingin Jakarta lebih baik, tidak ada muatan politis atau apa. Tapi mereka (pemerintah Singapura) menanggapinya sedemikian serius,” terangnya.
Dari kejadian ini seluruh teman ahok di DKI Jakartai langsung rame-rame mencuit di twitter dengan tagar #SaveAmaliaRichard. Rata-rata tuitan mereka mengecam keras pemerintah Singapura dan minta dua temannya segera di pulangkan ke Indonesia.

Sumber : Republika.co.id dan okezone.com

LEAVE A REPLY