DPD Minta Pilgub dipilih Dewan

0
494

SURABAYA – Wacana pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dikembalikan ke DPRD mendapat dukungan senator DPD RI Dapil Jatim Ahmad Nawardi, kata dia model pemilihan ini akan lebih efisien.

Nawardi mengatakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang dipilih oleh DPRD Jatim, DPRD kabupaten/Kota kemudian empat anggota DPD RI akan sangat efisien. Ini jika dibandingkan dengan pemilihan langsung yang selama ini menggunakan APBD yang tidak sedikit.

Ia mencontohkan dalam pilgub jatim 2013 lalu APBD yang dikucurkan Rp900 miliar. Anggaran ini menurutnya cukup besar, bahkan untuk pilgub 2018 ini diperkirakan anggaran bakal membengkak hingga Rp 1,6 triliun.

Selain itu biaya politik dari masing – masing calon dinilainya juga bakal sangat besar. Besarnya anggaran calon ini di antaranya untuk tim sukses serta sosialisasi di lapangan, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya money politik juga yang di anggarkan. “Jadi akan besar sekali, dan lebih membahayakan jika money politik kemudian membudaya dalam berdemokrasi,”tegasnya.

Masih kata dia, jika menganut sistem demokrasi pancasila sesuai dengan sila ke 4 maka pemilihan kepala daerah di lakukan oleh rakyat melalui wakil-wakilnya di lembaga legislatif. Hanya karena kita ingin melobatkan rakyat secara langsung maka pemilihan dilakukan secara langsung oleh rakyat. “Hanya prakteknya yang terjadi di era reformasi ini adalah demokrasi agak liberal, pemilhan memang berlangsung bebas, langsung dan rahasia tetapi money politik hampir kasat mata. Masyarakat sudah tidak malu lagi minta uang ke kontestan, sehingga dikenal “wani piro”,” cetus mantan anggota DPRD Jatim itu.

Karenanya hemat dia dengan pemilihan oleh tiga lembaga tersebut akan sangat tepat, yakni DPD RI mewakili Daerah/prov ditingkat nasional sementara DPRD Provinsi mewakili masyarakat ditingkat provinsi, dan DPRD kota/kabupaten mewakili daerah masing – masing.

“Jadi model pemilihan oleh DPD RI dan DPRD Provinsi Katim serta DPRD kabupaten/kota akan lebih efisien, mudah dan pastinya sangat legitimet,” tandasnya.

LEAVE A REPLY