Kader HMI Surabaya Minta Presiden Copot Saut

0
1196

Surabaya, nawacita – Gelombang protes atas ucapan Saut Situmorang tidak surut kendati komisioner KPK tersebut sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada HMI melalui publik. Ratusan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Surabaya menggelar aksi unjukrasa di gedung grahadi pada Senin (9/5) siang tadi. Dalam aksinya itu mereka juga menuntut Saut Situmorang mundur dari KPK.

“Kami bukan koruptor. Ucapannya beliau itu menggeneralisir keluarga besar HMI dan menyudutkan serta mencederai marwah HMI. Kami kader HMI Cabang Surabaya, merasa sangat dilukai” kata Wildan Hilmi Z. A Formatur HMI Cabang Surabaya periode 2016 – 2017.

Wildan juga menyampaikan, hanya PKI yang ingin membubarkan HMI.  Tapi, hingga saat ini HMI masih ada dan terus melakukan proses kaderisasinya. “Jadi ketika sejarah sudah mencatat bahwa HMI tidak bisa dibubarkan, kami curiga cara lain ditempuh dengan cara mencitrakan HMI ini buruk. Karenanya, kami akan terus melawan,” tuturnya

Sementara itu, Departemen Hubungan Internasional PB HMI Rofiqi menyampaikan pihaknya mengapresiasi permintaan maaf dari Saut Situmorang. Hanya saja menurutnya, permintaan maaf tersebut tidaklah cukup. “Nasi sudah jadi bubur. Seluruh keluarga besar HMI sudah bergerak. Kami menuntut anda mundur dari KPK ” ujar pemuda yang juga Mahasiswa pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini, Senin (9/5).

Kader asal HMI cabang Surabaya ini juga mempertanyakan sejak kejadian terjadi hingga hari minggu kemarin, Saut tidak kunjung menyampaikan permintaan maafnya kepada HMI melalui publik. “Sejak kemarin, beliau ke mana saja? Maaf pak Saut, anda sudah terlambat. Laporan kami di mabes Polri, tidak akan kami cabut,” tutur pemuda yang juga pengurus Nasional Masika ICMI Periode 2015 – 2020.

Karenanya, Rofiqi mendesak agar Saut diselidiki juga oleh tim dari KPK. Ini lantaran, yang bersangkutan bisa termasuk melanggar kode etik.

Diketahui sebelumnya, Saut melontarkan statement bahwa kader HMI adalah orang-orang cerdas saat masih mahasiswa. Tetapi setelah menduduki sebuah jabatan, berubah menjadi koruptor.

“Mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau HMI minimal LK 1, tapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat,” kata Saut dalam sebuah acara Talk Show, bertajuk Benang Merah; ‘Harga Sebuah Perkara’, di TV One, Kamis (5/5/2016). abi

LEAVE A REPLY