Tuesday, May 12, 2026

Bersama Kadin Jatim, Aliansi Pelajar Surabaya Akan Bagikan Sembako

Surabaya, Nawacita– Aliansi Pelajar Surabaya (APS) menerima 100 paket sembako dari Kadin Jawa Timur pada Jumat 5 Juni 2020. Paket ini nantinya akan di distribusikan kepada 100 kepala keluarga yang terdampak Covid-19.

Mirza Akmal Putra ketua APS mengatakan bahwa gerakan ini terbentuk karena keperhatinan atas dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19. Sehingga, Ia dan rekan-rekannya memutuskan untuk mulai menggalang bantuan.

“Aliansi Pelajar Surabaya untuk ikut membantu dengan mendata dan membagikan bantuan berupa paket sembako secara mandiri maupun bekerjasama dengan pihak lain. Selama beberapa minggu terakhir, Aliansi Pelajar Surabaya telah menginventarisir dan mensurvey data secara mandiri dan telah diperoleh lebih dari 100 nama kepala keluarga,” ungkapnya pada pesan tertulis pada Jumat 5 Juni 2020.

Lanjutnya, Ia juga berterimakasih kepada Kadin Jatim yang ikut membantu dalam memberikan paket sembako. Sehingga diharapkan bisa meringankan beban dari warga yang terdampak Covid-19 di Surabaya.

“Saya mewakili anggota Aliansi Pelajar Surabaya menghaturkan ucapan terima kasih dan salut kepada Kadin Jatim. Bantuan yang telah diterima ini akan kami salurkan kepada masyarakat membutuhkan yang juga telah kami data,” tandasnya.

Rencananya, paket sembako tersebut akan dibagikan lusa, pada hari Minggu 7 Juni 2020. Paket sembako juga akan dibagikan ke beberapa wilayah di kota Surabaya. Tentunya yang sudah terdata oleh APS.

“Pembagian paket sembako didasarkan pada data yang telah dikumpulkan selama beberapa minggu terakhir. Kami akan membagikan dengan menggunakan protokol kesehatan,” tukasnya.

Walaupun demikian, APS akan tetap mendata warga yang membutuhkan bantuan, namun luput dari data yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sehingga tidak terjadi kesenjangan diantara warga Surabaya.

“Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak yang luput dari data pemerintah. Selain itu untuk mencegah bertambahnya rantai penularan Covid-19 yang disebabkan oleh masyarakat yang terpaksa keluar rumah untuk bekerja karena tidak bisa memenuhi kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

(and)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru