Tuesday, June 23, 2026

Bondowoso Terima 155 Ribu Liter Air, BPBD Jatim Siaga Hadapi Kekeringan

Bondowoso Terima 155 Ribu Liter Air, BPBD Jatim Siaga Hadapi Kekeringan

Surabaya, Nawacita.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan tetap terjaga selama musim kemarau.

Meski saat ini pemerintah kabupaten/kota masih mengandalkan anggaran masing-masing, Pemprov siap turun tangan jika kemampuan daerah mulai terbatas.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengatakan bantuan dari pemerintah provinsi akan diberikan ketika anggaran daerah tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Pada prinsipnya, kalau anggaran kabupaten/kota sudah habis, maka Pemprov akan mendukung distribusi air bersihnya,” ujarnya, Senin (23/6/2026).

Baca Juga: Puncak Kemarau Diprediksi Agustus, Delapan Wilayah Jatim Sudah Terdampak

Hingga pertengahan Juni, distribusi air bersih telah dilakukan di empat daerah terdampak. Kabupaten Bondowoso menjadi wilayah dengan kebutuhan terbesar, dengan total 155 ribu liter air yang didistribusikan ke 12 kecamatan, 14 desa, dan 18 dusun.

“Kita juga telah menyalurkan 5.000 liter air ke Kabupaten Probolinggo, 9.000 liter ke Kabupaten Bojonegoro, serta 15.000 liter untuk warga terdampak di Kabupaten Pasuruan,” papar Gatot.

Tak hanya air bersih, Gatot juga menyiapkan berbagai perlengkapan pendukung seperti andon, terpal, dan jerigen untuk mengantisipasi meluasnya dampak kekeringan.

Meski kondisi masih terkendali, ancaman kemarau panjang menjadi ujian kesiapsiagaan pemerintah. Ketika sumur mulai mengering, kecepatan distribusi bantuan menjadi penentu agar krisis air tak berkembang menjadi krisis kemanusiaan.

Reporter: Alus

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru