Tuesday, June 23, 2026

Puncak Kemarau Diprediksi Agustus, Delapan Wilayah Jatim Sudah Terdampak

Puncak Kemarau Diprediksi Agustus, Delapan Wilayah Jatim Sudah Terdampak

Surabaya, Nawacita.co – Ancaman kekeringan mulai menghantui sejumlah wilayah di Jawa Timur bahkan sebelum musim kemarau mencapai puncaknya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto, mencatat sedikitnya delapan kabupaten telah berstatus siaga darurat kekeringan hingga pertengahan Juni 2026.

“Kemarau tahun ini telah dirasakan masyarakat sejak Mei,” ucap Gatot Selasa (23/6/2026).

Padahal, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda memprediksi puncak musim kemarau baru akan terjadi pada Agustus, dengan periode kritis berpotensi meluas hingga 72,5 persen wilayah Jawa Timur.

“Nyaris seluruh daerah di Jawa Timur memiliki titik rawan kekeringan. Namun saat ini ada delapan daerah yang sudah menetapkan status siaga darurat,” ujar Gatot.

Baca Juga: Jatim Siapkan Penangkaran Merak hingga Standarisasi Jeep Wisata Bromo

Delapan daerah tersebut meliputi Kabupaten Bangkalan, Lamongan, Pasuruan, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, Trenggalek, dan Blitar.

Kondisi ini menjadi peringatan dini bagi pemerintah daerah untuk memperkuat mitigasi dan memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak. Sebab, jika tren kemarau terus berlanjut hingga puncaknya pada Agustus mendatang, jumlah wilayah terdampak diperkirakan akan semakin bertambah.

Ancaman kekeringan yang datang lebih cepat ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan tak bisa lagi menunggu musim mencapai titik terburuk. Langkah antisipatif menjadi kunci agar krisis air tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Reporter: Alus

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru