Friday, June 19, 2026
Home ADVETORIAL Tinjau Puskesmas Bangsalsari, Bupati M Fawait Titip Program UHC Prioritas, KTU: Kepesertaan...

Tinjau Puskesmas Bangsalsari, Bupati M Fawait Titip Program UHC Prioritas, KTU: Kepesertaan 61 Ribu Lebih

0
638
UHC Prioritas
Bupati Jember M Fawait didampingi Zamroni Kadinkes dan Deni Hadiatullah Plt Camat Bangsalsari (Foto: Mujianto/Nawacita)

Tinjau Puskesmas Bangsalsari, Bupati M Fawait Titip Program UHC Prioritas, KTU: Kepesertaan 61 Ribu Lebih

Jember, Nawacita.co – Bupati Jember Muhammad Fawait aktif melakukan kunjungan kerja ke berbagai puskesmas di wilayah kabupaten Jember. Kunker bertujuan untuk memastikan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Setiap agendanya, Bupati menekankan pentingnya layanan yang cepat, nyaman, dan berkualitas.

“Tapi untuk BPJS Kesehatan-nya yang tidak aktif atau menunggak dapat langsung mengakses perawatan, dan kepesertaannya dan diaktifkan pada hari itu juga,” ucap bupati saat sambutan,18/06/2026.

Dia menjelaskan cakupan layanan gratis ini berlaku di seluruh Puskesmas, RSUD, dan Rumah Sakit rekanan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Puskesmas Sukorejo Optimalkan Layanan, Capaian UHC Tembus 90 Persen Kepesertaan

“Maka dengan adanya program UHC prioritas saya tidak lagi mendengar ada warga Jember, warga kurang mampu ribet yang akan berobat gratis, saya titip ke bapak ibu petugas tolong berikan kemudahan warga Jember jika hendak berobat dan berilah pelayanan yang baik,” jelasnya.

Sebelum acara selesai, saat sambutan di aula Puskesmas Bangsalsari lantai 2 bupati berpesan kepada semua staff, ketika nanti membahas internal ,”saya mohon teman-teman staf dan rekan-rekan media menunggu di luar,” pesannya.

Sementara itu Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Bangsalsari Atok kepada media ini mengatakan wilayah kerja Puskesmas Bangsalsari mencakup 7 desa, Bangsalsari, Langkap, Tisnogambr, Petung, Badean, Banjarsari dan Tugusari.

Baca Juga: Sinergi DPMPTSP Kabupaten Jember dan Jatim Perkuat Promosi Untuk Tingkatkan PAD

“Kalau peserta BPJS yang terdaftar di Puskesmas Bangsalsari sekitar 61 ribu sekian, tapi masih ada dari peserta lain, terkadang naik turun jumlahnya,” beber Atok.

Atok menjelaskan BPJSnya non aktif dan tidak punya BPJS Puskesmas tetap akan melayani.

“Perintah bupati semua pasien di layani dulu urusan administrasi belakang sambil di urus, bahkan apabila pasien di haruskan untuk di rujuk , maka di rujuk dulu, nanti di rumah sakit di layani,” ucap Atok menirukan.

Masih kata Atok , untuk pendaftaran UHCnya pasien itu nantinya akan di bantu Puskesmas yang mendaftarkan UHCnya kalau sudah aktif kita akan konfirmasi ke rumah sakit,” pungkasnya. adv