Sunday, April 26, 2026

Unitomo Kukuhkan 972 Lulusan, Targetkan Cepat Terserap Dunia Kerja

Unitomo Kukuhkan 972 Lulusan, Targetkan Cepat Terserap Dunia Kerja

SURABAYA, Nawacita – Sebanyak 972 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan resmi diwisuda oleh Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) dalam prosesi yang digelar di Dyandra Convention Center, Minggu (26/4/2026).

Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Siti Marwiyah dan dihadiri orang tua lulusan, jajaran dosen, pimpinan Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), serta perwakilan instansi pemerintah, dunia usaha, dan mitra industri yang selama ini menjalin kerja sama dengan Unitomo.

Sebanyak 972 lulusan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) berasal dari delapan fakultas, mulai dari jenjang diploma hingga doktoral, yaitu FIA, FTPP, FIPS, FEB, FT, Fikom, FH, dan Fikes.

Dalam sambutannya, Rektor Unitomo yang akrab disapa Iyat menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah hanyalah sebagian dari kebutuhan dunia kerja. Ia mendorong para wisudawan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan.

Baca Juga: Unitomo Perkuat Peran Kampus Berdampak, Siap Dirikan Migrant Center Bersama KP2MI

“Ilmu di kampus hanyalah sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan untuk eksis di masyarakat. Teruslah belajar selama hayat dikandung badan. Bagi lulusan S1 silakan lanjut S2, dan yang S2 lanjut ke S3. Di Unitomo sudah tersedia,” ujar Siti Marwiyah.

Pesan serupa disampaikan Kepala L2Dikti Wilayah VII Jawa Timur, Dyah Sawitri, yang mengapresiasi komitmen Unitomo dalam meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia mengingatkan lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja.

“Jangan batasi diri hanya mencari kerja. Saya berharap lulusan ini mampu menciptakan lapangan kerja baru, apalagi dengan dukungan kemajuan teknologi informasi yang pesat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Mukhamad Najib, turut mengapresiasi kualitas lulusan Unitomo. Ia menekankan pentingnya inovasi perguruan tinggi dalam menjaga daya saing di tingkat global.

“Perguruan tinggi harus terus berinovasi agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional di era transformasi digital,” tegasnya.

Siti Marwiyah menjelaskan, lulusan tahun ini berada dalam momentum bonus demografi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah usia produktif mencapai sekitar 199 juta jiwa.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang besar sekaligus tantangan jika tidak dikelola dengan baik, terutama ketika sejumlah negara mulai menghadapi fenomena penuaan penduduk (aging population).

“Jika bonus demografi adalah peluang bangsa, maka Unitomo adalah salah satu ‘ibu’ yang melahirkan masa depan itu. Bangsa ini membutuhkan orang yang berani mengambil peluang dan risiko,” ujarnya.

Unitomo saat ini memiliki sekitar 7.000 mahasiswa aktif dengan tren pertumbuhan positif di tengah penurunan penerimaan mahasiswa secara nasional. Untuk menjaga relevansi lulusan, kampus memperkuat kompetensi berbasis sertifikasi profesi serta menyesuaikan kurikulum dengan isu strategis nasional, seperti ketahanan pangan dan transformasi ekonomi.

Berdasarkan data Pusat Karier dan Tracer Study (PKTS) Unitomo, sebanyak 87 persen lulusan telah memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan. Namun, pihak kampus menargetkan capaian yang lebih tinggi ke depan.

“Target kami, mayoritas lulusan Unitomo harus terserap kerja dalam waktu kurang dari satu bulan. Ini adalah komitmen institusi,” imbuh Siti Marwiyah.

Wisuda kali ini juga dihadiri sejumlah tokoh publik, di antaranya Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dan Ketua DPRD Bondowoso Achmad Dhafir, serta sosok inspiratif “Polisi Belajar Baik” Purnomo.

(Deni)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru