Tuesday, April 14, 2026

Kejar Target Nasional, Pendidikan Jatim Dihadapkan pada Tantangan Implementasi

Kejar Target Nasional, Pendidikan Jatim Dihadapkan pada Tantangan Implementasi

SURABAYA, Nawacita – Pemerintah pusat mengklaim capaian program pendidikan di Jawa Timur menunjukkan progres signifikan. Namun di balik angka-angka keberhasilan, tantangan implementasi di lapangan masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyebut program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan di Jawa Timur telah mencapai 100 persen dan mulai dimanfaatkan di seluruh jenjang.

“Program revitalisasi dan digitalisasi sudah berjalan dan dimanfaatkan oleh murid di semua jenjang pendidikan,” ujarnya usai menghadiri Musrenbang RKPD Pemprov Jatim, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan TKA di SMPN 1 Surabaya, Siswa Antusias dan Optimistis

Pada 2026, pemerintah berencana melanjutkan program revitalisasi dengan target nasional lebih dari 11 ribu satuan pendidikan, bahkan diperluas hingga 60 ribu sekolah.

“Sementara program digitalisasi akan ditingkatkan, dari satu perangkat menjadi tiga perangkat per sekolah,” papar Abdul.

Ia mengungkapkan pemerintah juga menyiapkan beasiswa bagi 150 ribu guru yang belum memenuhi kualifikasi D4 atau S1, masing-masing sebesar Rp3 juta per semester.

“Kami rasa langkah ini dinilai penting, namun kembali menuntut pengawasan agar tepat sasaran dan berdampak nyata pada kualitas pengajaran,” tambah Abdul.

Ia menekankan pemerintah pusat pun meminta dukungan penuh dari daerah, termasuk regulasi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta penguatan program pendidikan karakter.

(Alus)

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru