Saturday, March 7, 2026

Jangan Lewatkan Minum Susu saat Sahur, Ini 5 Manfaatnya!

Jangan Lewatkan Minum Susu saat Sahur, Ini 5 Manfaatnya!

Jakarta, Nawacita | Selain air putih, kamu juga bisa mempertimbangkan minum susu saat sahur. Manfaat susu saat sahur jauh melampaui sekadar mengisi perut karena juga bisa membantu hidrasi dan mengurangi asam lambung!

Banyak orang lebih mengandalkan minum air putih atau teh saat sahur karena diyakini dapat menjaga hidrasi tubuh seharian. Kedua pilihan tersebut memang tidak salah, tetapi ada pilihan lain yang tidak kalah menawarkan manfaat, yaitu susu.

Susu dikenal sebagai minuman bernutrisi tinggi yang kaya akan kalsium, protein, lemak, serta vitamin, seperti vitamin A, D , dan B12.

- Advertisement -

Susu juga menyediakan semua 9 asam amino esesial dan mengandung protein kasein yang dicerna secara perlahan selama 6 hingga 8 jam, sehingga cocok untuk sahur.

Minum susu hangat ketika sahur tak sekadar mengisi perut, tetapi juga mampu menjaga tubuh terhidrasi, memberi energi, serta membantu tubuh melewati kesulitan di jam-jam puasa yang panjang.

Baca Juga: 7 Buah yang Cocok untuk Sahur agar Tidak Mudah Haus dan Lapar

Dilansir dari marham.pk, berikut 5 manfaat lebih besar yang didapat ketika minum susu di waktu sahur:

1. Mengurangi asam lambung dan masalah perut

Asam lambung sering naik saat puasa, terutama karena lambung kosong dalam waktu 12-14 jam. Hal ini akhirnya memicu produksi asam tanpa ada makanan untuk dicerna.

Tetapi minum susu saat sahur bisa menjadi solusi. Susu memiliki pH sedikit basa yang dapat menetralkan kelebihan asam lambung yang menumpuk selama jam puasa panjang.

Banyak orang mendapati bahwa ketika mereka minum segelas susu hangat saat sahur, masalah asam lambung di siang hari berkurang secara signifikan.

Tetapi sebaiknya susu diminum dalam keadaan hangat, jangan dingin. Sebab, terkadang ketika dingin, hal ini dapat mempersulit pencernaan.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Puasa memberikan tekanan ekstra pada sistem kekebalan tubuh. Di sinilah profil nutrisi susu berharga.

Susu kaya akan vitamin A, vitamin B12, seng, dan selenium yang semuanya berperan langsung dalam menjaga pertahanan kekebalan tubuh agar tetap kuat.

Baca Juga: Sahur hanya Makan Mi Instan? Ini Dampaknya pada Tubuh saat Puasa

Kandungan vitamin B12 dari satu gelas susu bahkan sudah mencukupi 46% dari kebutuhan harian. Hal ini penting untuk membantu memproduksi sel darah putih sehat.

3. Menjaga tubuh tetap terhidrasi

Salah satu tantangan terbesar selama ramadan yaitu bagaimana caranya menjaga tubuh tetap terhidrasi selama 14 sampai 16 jam, ketika tubuh tidak mendapat asupan air.

Dalam hal ini, susu menjadi menu sahur yang tepat. Susu mengandung sekitar 87% air, tetapi tidak seperti air biasa. Susu juga mengandung elektrolit, seperti kalium dan natrium yang membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa susu sebenarnya lebih menghidrasi daripada air. Sebab, kandungan nutrisi alaminya dapat memperlambat tubuh kehilangan cairan.

Dengan manfaat seperti ini, kamu bisa mempertimbangkan untuk minum setidaknya satu gelas susu saat sahur agar tubuh tetap terhidrasi sampai sore hari.

Baca Juga: Viral Tren Sahur Tanpa Asupan Karbohidrat, Ini Penjelasan Dokter Gizi

4. Energi dilepas perlahan ketika puasa

Susu juga mengandung kombinasi protein, lemak sehat, dan karbohidrat yang dicerna tubuh secara perlahan dan stabil.

Di dalam susu juga ada protein kasein yang membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 8 jam untuk sepenuhnya terurai. Artinya, tubuh mampu mendapatkan pasokan energi terus menerus selama jam puasa.

5. Memperkuat tulang

Perlu diketahui jika selama ramadan, kondisi tubuh mungkin memburuk karena perut kosong dan pola makan yang berubah.

Satu gelas susu saat sahur menjadi pilihan tepat karena susu menyediakan 28% dari kebutuhan kalsium harian. Bersama dengan vitamin D dan fosfor, mereka bekerja sama untuk menjaga tulang tetap kuat.

Hal ini menjadi penting bagi para wanita yang memiliki risiko osteoporosis lebih tinggi. Studi yang disebut situs marham.pk juga menjelaskan bahwa asupan kalsium konsisten selama puasa membantu mencegah hilangnya kepadatan tulang. dtk

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru