7 Buah yang Cocok untuk Sahur agar Tidak Mudah Haus dan Lapar
Jakarta, Nawacita | Kamu mencari buah yang cocok untuk sahur? Ada beberapa buah yang bisa ditambahkan ke dalam menu sahurmu agar kuat puasa seharian.
Asupan yang dikonsumsi saat sahur akan sangat menentukan kondisi tubuh sepanjang hari ketika berpuasa. Untuk itu, makanan yang kaya nutrisi, mudah dicerna, sekaligus mampu memberikan energi bertahap menjadi pilihan yang disarankan.
Salah satu kelompok makanan yang layak diprioritaskan adalah buah-buahan. Buah mengandung vitamin, mineral, serat, hingga air dalam jumlah tinggi yang berperan penting menjaga hidrasi, stabilitas gula darah, dan kesehatan pencernaan.
Kombinasi nutrisi tersebut membantu tubuh tetap bertenaga serta tidak mudah merasa lapar. Selain itu, buah relatif ringan bagi sistem pencernaan.
Saat sahur, buah bisa menjadi pelengkap menu utama agar tubuh mendapatkan asupan serat dan cairan yang cukup. Buah apa saja yang cocok dikonsumsi saat sahur agar tidak mudah lapar dan haus?
Deretan buah yang cocok untuk sahur:
1. Semangka
Semangka menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menjaga asupan cairan saat sahur. Buah ini mengandung lebih dari 90% air sehingga efektif membantu tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.
Tak hanya menyegarkan, semangka juga mengandung elektrolit alami yang mendukung keseimbangan cairan dalam tubuh. Kamu bisa mengonsumsi semangka saat sahur untuk membantu mengurangi rasa haus berlebihan ketika menjalani puasa.
Baca Juga: Agar Tetap Bertenaga, Hindari 5 Makanan Ini Saat Sahur
2. Apel
Apel termasuk buah yang baik dikonsumsi saat sahur karena kandungan serat pektinnya. Serat ini membantu memperlambat proses pencernaan dan membuat kadar gula darah tetap stabil selama puasa.
Kandungan air dalam apel juga cukup tinggi untuk mendukung kebutuhan cairan tubuh. Dengan mengonsumsi apel saat sahur, tubuh bisa merasa kenyang lebih lama tanpa khawatir lonjakan gula darah yang drastis.
3. Pisang
Pisang menjadi salah satu buah favorit untuk sahur karena kandungan karbohidrat dan seratnya yang cukup tinggi. Karbohidrat dalam pisang memberikan energi, sementara seratnya membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
Tak hanya itu, pisang juga kaya kalium yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh. Kandungan ini membantu mencegah dehidrasi serta mengurangi risiko kram otot yang kerap muncul saat puasa, terutama jika tubuh kekurangan cairan.
4. Alpukat
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak sehat yang memberikan energi tahan lama. Lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat dicerna lebih lambat sehingga membantu tubuh merasa kenyang lebih panjang dibandingkan makanan tinggi gula sederhana.
Alpukat memiliki kandungan kalium yang bahkan lebih tinggi daripada pisang. Mineral ini penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan mencegah dehidrasi selama berpuasa. Kombinasi lemak sehat dan serat tinggi dalam alpukat juga membantu mengontrol rasa lapar hingga waktu berbuka.
Baca Juga: Sahur Sehat dan Praktis! 5 Kreasi Olahan Pisang yang Kaya Serat dan Kalium
5. Kurma
Kurma identik dengan bulan Ramadan dan sering dikonsumsi saat berbuka. Namun buah ini juga sangat baik dimakan ketika sahur.
Kurma mengandung karbohidrat kompleks yang mampu memberikan energi secara bertahap selama puasa. Kurma kaya serat yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Kandungan kaliumnya berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit tubuh sehingga membantu mengurangi risiko lemas dan dehidrasi saat berpuasa.
6. Pepaya
Pepaya terkenal dengan manfaatnya bagi sistem pencernaan. Buah ini mengandung enzim papain yang membantu memecah protein dan melancarkan proses pencernaan.
Selain itu, kandungan air dalam pepaya cukup tinggi. Kombinasi air dan seratnya membantu menjaga hidrasi serta membuat perut terasa lebih nyaman sepanjang hari.
7. Jeruk
Jeruk mengandung sekitar 86% sampai 88% air sehingga efektif membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi saat puasa. Buah ini juga mengandung fruktosa dan glukosa alami yang memberikan energi dengan cepat namun tetap stabil.
Untuk mengonsumsinya saat sahur, jeruk bisa dimakan langsung agar seratnya tetap maksimal. Alternatif lain, jeruk dapat diolah menjadi jus tanpa tambahan gula atau dicampurkan ke dalam salad buah dan yogurt sebagai variasi menu sahur sehat.
Buah yang cocok untuk sahur disarankan memiliki kandungan serat tinggi, karbohidrat kompleks, air melimpah, serta elektrolit alami sangat dianjurkan saat berpuasa. Kombinasi nutrisi tersebut membantu tubuh tetap bertenaga, menjaga kadar gula darah stabil, serta mencegah dehidrasi. dtk


