Thursday, July 18, 2024
HomeDAERAHJATIMKomisi B : Optimalisasi Parkir dan Pengurangan Kemacetan Melalui Terowongan JIT-KBS

Komisi B : Optimalisasi Parkir dan Pengurangan Kemacetan Melalui Terowongan JIT-KBS

Komisi B : Optimalisasi Parkir dan Pengurangan Kemacetan Melalui Terowongan JIT-KBS

Surabaya, Nawacita – Rapat koordinasi tentang pembangunan terowongan bawah tanah penghubung antara Terminal Intermoda Joyoboyo (JIT) dan Kebun Binatang Surabaya (KBS) diadakan oleh Komisi B DPRD Kota Surabaya bertujuan untuk mengoptimalisasi Parkir dan Pengurangan Kemacetan Melalui Terowongan JIT-KBS. Rapat melibatkan Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya.

Wakil Ketua komisi B DPRD Kota Surabaya Anas Karno mengatakan, tadi kami undang Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kami juga mengundang Dinas Cipta Karya, namun mereka berhalangan hadir,  kemudian untuk jembatan terowongan dijalan joyoboyo menuju KBS sebenarnya digunakan sebagai tempat lahan parkir oleh Dinas Perhubungan.

“Pemerintah kota Surabaya, melalui Dinas Perhubungan, sedang membangun jembatan terowongan di sekitar area KBS untuk mengurai kemacetan, memaksimalkan area parkir, mendukung UMKM, dan menertibkan parkir liar. Penambahan parkir ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Surabaya.” terang Anas karno, Rabu, (19/06)

Pemerintah kota Surabaya membangun jembatan terowongan di sekitar area KBS untuk menertibkan parkir dan mengurangi kemacetan, dengan sentralisasi tempat parkir agar tidak ada parkir liar di sekitar area jalan Setail. Pembangunan ini dianggarkan pada tahun 2023 tetapi diundur dan dimulai pada tahun 2024.

Baca Juga : Komisi B Dorong Pelaku UMKM Segera Miliki Sertifikat Halal

Proyek pembangunan jembatan terowongan yang ditargetkan selesai pada bulan Oktober 2024 dengan anggaran sebesar 31 miliar menimbulkan kebingungan terkait sumber dana. Ada berita yang mengindikasikan bahwa anggaran pembangunan berasal dari KBS, namun sebenarnya anggaran tersebut berasal dari Dinas Perhubungan, yang merupakan proyek pemerintah kota dengan pendanaan dari Dinas Perhubungan, bukan dari KBS, “ beber Anas Karno

Sementara itu Trio Wahyu Bowo, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Surabaya, menjelaskan bahwa pembangunan terowongan terminal intermoda Joyoboyo (JIT) bertujuan untuk:1. Meningkatkan keselamatan pejalan kaki yang menyeberang dari JIT ke Kebun Binatang Surabaya dan kawasan Bumiarjo. 2. Mengurangi kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. 3. Memberikan fasilitas keamanan dan kenyamanan bagi penyeberang jalan serta pengunjung KBS. 4. Meningkatkan perekonomian dengan menyediakan produk UMKM di area terowongan bawah tanah sepanjang 160 meter, yang akan difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan.

“ Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi menambahkan bahwa akan ada UMKM yang disediakan di terowongan tersebut.

Terkait rekayasa lalu lintas selama pembangunan terowongan, Trio mengungkapkan bahwa sudah ada pengalihan lalu lintas.

Jalan Joyoboyo akan ditutup mulai 15 Juni sampai 11 Oktober, dan arus lalu lintas akan dialihkan melalui SD Santo Yusuf, ke depan TIJ, dengan jalan yang sudah diaspal untuk masuk ke jalan raya Darmo dan lanjut ke perempatan,” pungkasnya

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru