Thursday, July 18, 2024
HomeDAERAHHj. Luthfiyah: Pemotongan Hewan Kurban Harus Sesuai dengan Syariat Islam 

Hj. Luthfiyah: Pemotongan Hewan Kurban Harus Sesuai dengan Syariat Islam 

Hj. Luthfiyah: Pemotongan Hewan Kurban Harus Sesuai dengan Syariat Islam

Surabaya, Nawacita -Proses menyembelih hewan kurban diatur secara ketat dalam syariat Islam dan hukum nasional untuk memastikan pemenuhan prinsip-prinsip syariat dan kesejahteraan hewan. Di Indonesia, proses penyembelihan hewan diatur di dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 147 Tahun 2022 Tentang Penyembelihan Hewan Halal, jum’at, (14/6)

Menurut Hj. Luthfiyah, RPH Mengadopsi Prosedur Berorientasi Kesejahteraan Hewan dengan Teknologi, Pelatihan, dan Pemantauan Ketat.

“Dengan demikian,setiap tahap pemotongan memperhatikan kesejahteraan hewan dan keamanan pangan,” katanya.

Lebih lanjut, Hj. Luthfiyah menegaskan untuk pemotongan hewan juga harus memenuhi persyaratan syariah Islam. Ini melibatkan penggunaan metode yang sesuai dengan prinsip-prinsip halal, termasuk “dengan menyebut nama Allah” sebelum pemotongan dan penggunaan pisau tajam untuk memastikan pemotongan cepat dan minim rasa sakit bagi hewan.

Baca Juga : Komisi B : PD Pasar Surya Sudah Siapkan Tempat Berjualan di Lantai 2 Pasar Keputran

Para ahli kesejahteraan hewan dan ulama bekerja sama memberikan panduan tentang pemotongan hewan yang benar dan halal, dengan penekanan pada pengetahuan anatomi hewan dan teknik pemotongan yang tepat untuk mengurangi rasa sakit dan kecemasan pada hewan.

“Praktik pemotongan hewan yang benar dan halal tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga mencerminkan komitmen kita sebagai masyarakat untuk menghormati kehidupan hewan dan memastikan bahwa daging yang dikonsumsi aman dan bermutu,” ungkap Legislator dari partai Gerindra, Hj. Luthfiyah

Dengan menerapkan praktik-praktik terbaik dalam pemotongan hewan, kesejahteraan hewan dan kepatuhan syariah tetap menjadi prioritas utama dalam industri pemotongan hewan.

“Maka dari itu juru sembelih halal (Juleha) harus kompeten dalam membedakan hewan halal, mengenali tanda kehidupan dan tanda kematian pada hewan, serta melakukan penyembelihan sesuai syariat Islam,” pungkas dia

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru