Kisah Inspiratif Nur Hasanah: Berjalan Pelan Menuju Tanah Suci, Membawa Doa untuk Keluarga dan Kesembuhan

top banner

Surabaya – Nawacita.co, Nur Hasanah (49) adalah seorang ibu yang setiap harinya berjualan krupuk bertekat untuk mewujudkan mimpinya berhaji. Ia rela menunda operasi syaraf kaki yang terjepit agar bisa dapat berangkat haji tahun ini.

Nur menceritakan ia mengalami cidera di kaki karena syaraf terjepit sehingga dia hanya bisa berjalan pelan dan agak pincang.
“Saya disarankan dokter untuk melakukan operasi tetapi saya menolak karena mau berangkat haji. Kalau sudah pulang nanti, saya konsultasikan lagi,” tuturnya (24/05/2024).

Meskipun jalan harus dituntun, Nur Hasanah sudah siap lahir batin berangkat haji. “Yah kondisi saya seperti ini, susah jalan. Suami saya juga sudah 3 tahun ini sakit stroke tetapi Alhamdulillah kami bisa berangkat.” ucapnya penuh syukur.

Ia yang merupakan jemaah haji kloter 43 asal Probolinggo, mengenang waktu mendaftar haji dengan Suaminya terkumpul 14 juta rupiah. Ia mendaftarkan di tahun 2011 dengan niat setiap harinya menabung 5.000 rupiah hingga 10.000 rupiah.

Nur Hasanah dan suami tercintanya, Kholili mestinya tahun ini berangkat bertiga bersama ibunda. Namun takdir berkata lain, sang ibunda telah mendahului menghadap Ilahi. Di tanah suci nanti dia akan memanjatkan doa terbaiknya untuk ibunda tercinta serta untuk anak-anak beserta keluarga di tanah air. Dia juga ingin memanjatkan doa untuk kesembuhan sakitnya dan suaminya. “Semoga diijabah Allah SWT,” harapnya. (Al)

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here