Rakornis Perhubungan se-Kaltim, Komitmen Wujudkan Aglomerasi Transportasi di Daerah Penyangga IKN

Rakornis Perhubungan Kaltim
Rakornis Dishub se-Kaltim yang bertempat di Aula Rapat Lantai 3 Kantor Bupati PPU, Rabu (15/5/2024). 
top banner

Rakornis Perhubungan se-Kaltim, Komitmen Wujudkan Aglomerasi Transportasi di Daerah Penyangga IKN

Penajam, Nawacita – Rapat Kerja Teknis (Rakornis) Dinas Perhubungan (Dishub) se-Kalimantan Timur menyepakati konsep aglomerasi transportasi di empat daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Yakni Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala Dishub Kaltim, Yudha Pranoto dalam arahannya menyebutkan, konsep aglomerasi transportasi di daerah penyangga IKN akan diwujudkan dengan sistem transportasi yang terintegrasi dengan Ibu Kota Nusantara.

Tujuannya adalah untuk meniadakan kesenjangan transportasi antara IKN dengan daerah penyangga di sekitarnya.

“Kita butuh integrasi dengan IKN untuk mewujudkan keterpaduan sistem transportasi. Ini merupakan aspek kritikal. Jangan sampai nanti di IKN sudah canggih, sementara daerah penyangganya tidak,” tegas Yudha Pranoto saat memberikan arahan dalam Rakornis Dishub se-Kaltim yang bertempat di Aula Rapat Lantai 3 Kantor Bupati PPU, Rabu (15/5/2024).

Rakornis Perhubungan Kaltim
Rakornis Dishub se-Kaltim yang bertempat di Aula Rapat Lantai 3 Kantor Bupati PPU, Rabu (15/5/2024).

Konsep integrasi sistem transportasi, lanjut Yudha, dapat menjadi payung bagi Kaltim untuk menyamakan posisi dengan IKN. Konsep tersebut, juga akan membuka peluang sinergi pembiayaan pembangunan infrastruktur transportasi antara IKN, Provinsi Kaltim, dan Pemerintah Pusatdi daerah penyangga.

“Akan tercipta peluang direct transportasi yang efisien dan inklusif di empat daerah penyangga. Sistem transportasi yang smart, green, and sustainable akan menghubungkan keempat daerah penyangga tidak hanya secara fisik, tapi juga sosial dan ekonomi secara seimbang,” tambah eks Kepala Kesbangpol Kaltim ini.

Jika sistem aglomerasi transportasi ini sudah terwujud di sekitar daerah penyangga IKN, bukan mustahil daerah lain juga akan menyusul.

Baca Juga: Jelang Upacara HUT RI di IKN, Akmal Malik Minta Dishub Kaltim Siapkan Jalur Alternatif

“Berau, Mahulu juga nanti akan tertular. Pasti menyusul,” tandas Yudha.

Lebih lanjut, ia menekankan kebijakan ini diperlukan kerja sama yang baik dari semua pihak. Baik pemerintah, badan usaha, hingga masyarakat. Demi mewujudkan tranportasi maju yang terintegrasi dengan IKN.

Kegiatan Rakornis Dishub se-Kaltim dirangkai dengan paparan materi dari beberapa narasumber ahli. Di antaranya Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Silvia Halim, Kepala Pusat Kebijakan Prasarana Transportasi dan Integrasi Moda Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (BKT Kemenhub) Novyanto Widadi, dan Kepala Tim Kajian Kebijakam Transportasi Wilayah Penyangga IKN, Tedy Murtejo. kltmprv

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here