Wali Kota Madiun Serahkan Santunan JKm Rp 42 Juta kepada Ketua RW yang Meninggal Dunia

top banner

Wali Kota Madiun Serahkan Santunan JKm Rp 42 Juta kepada Ketua RW yang Meninggal Dunia

Madiun, Nawacita – Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan santunan sebesar 42Juta kepada ahli waris dari alm Hari Santosa. Alm Hari santosa merupakan salah satu warga di Jl. Asahan kota Madiun yang meninggal dunia dan alhli waris mendapatkan santunan dari program BPJS ketenagakerjaan.

Pemkot Madiun telah memiliki program Pro JKK-JKM dalam memberikan perlindungan bagi warga yang menjadi Ketua RT/RW di kota Madiun dan mereka telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Zakiah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun membenarkan, bahwa Pemkot Madiun telah memiliki program Pro JKK-JKM. Program tersebut merupakan program Pemkot Madiun dalam memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Non ASN, Ketua RT/RW dan juga pekerja rentan yang ada di kota Madiun,

BPJS Ketenagakerjaan Madiun bersinergi dengan Pemkot Madiun dalam mendukung program Pro JKK-JKM dengan tujuan untuk menekan angka kemiskinan di kota Madiun.

Baca Juga :  Sepanjang 2023 BPJS Ketenagakerjaan Gresik Bayar Klaim Rp 236 Miliar Lebih

“Dengan program tersebut, diharapkan masyarakat yang tergabung dalam Program JKK-JKM tersebut ketika mereka mengalami risiko kecelakaan atau meninggal, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan sesuai dengan resiko yang dialami,” kata Zakiah, Minggu (23/3/2024).

Sebagai contoh, lanjut Dia, apabila mereka mengalami kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan biaya pengobatan hingga sembuh sesuai kebutuhan medis. Dan apabila mereka meninggal dunia, santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 42 juta akan diberikan kepada ahli waris peserta program Pro JKK-JKM.

“Jadi, program Pro JKK-JKM ini sangat membantu masyarakat kota Madiun dalam meringankan beban peserta jika suatu saat terjadi risiko tersebut,” ujar Zakiah.

Zakiah menghimbau kepada masyarakat khususnya pelaku usaha agar mendaftarkan karyawannya ke program BPJS Ketenagakerjaan. “Tidak hanya pelaku usaha saja, saat ini pekerja mandiri pun sudah bisa mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Program BPJS Ketenagakerjaan sendiri saat ini terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here