Soal Penetapan UMK, Gubernur Khofifah: Nanti, Setelah SK Saya Tandatangani

Penetapan UMK
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
top banner

Soal Penetapan UMK, Gubernur Khofifah: Nanti, Setelah SK Saya Tandatangani

Surabaya, Nawacita – Jika sesuai jadwal, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bakal menetapkan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK), Kamis, 30/11/2023. Namun hingga siang hari, Pemprov Jatim belum juga membagikan SK Resminya terkait UMK 2024.

Ditemui di sela-sela kegiatannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih enggan berkomentar panjang. “Nanti lah, setelah SK (tentang UMK) saya tandatangani, baru akan saya sampaikan,” ucapnya di Graha Unesa Surabaya, Kamis, 30/11/2023.

Khofifah mengaku tadi malam sudah bertemu dengan perwakilan buruh dan perwakilan serikat pekerja. Namun begitu, Khofifah tetap akan tetap menggunakan PP No. 51 Tahun 2023 sebagai acuannya.

Penetapan UMK
Sekdaprov Jawa Timur Adhie Karyono

Yang jelas, Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jawa Timur akan mengambil jalan tengah dari usulan-usulan yang telah diterima.

“Kita lihat kan ada persandingan. APINDO begini, Dewan pengupahan mintanya begini, perwakilan buruh begini, perwakilan Kabupaten Kota begini. Sudah kita matriks kan tadi malam,” tandasnya.

Sementara itu, ditemui pada waktu yang sama, Sekdaprov Jawa Timur Adhie Karyono menyebut 38 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur sudah menyetorkan usulannya. Ia juga mengatakan bahwa saat ini, Pemprov Jawa Timur masih mempertimbangkan tuntutan para buruh dan mengkomunikasikannya dengan APINDO.

Baca Juga: Kawal Kenaikan UMK, 20 Ribu Buruh Siap Geruduk Kantor Gubernur Jatim Hari Ini

“InsyaAllah nanti sore kita akan menerima demo, seperti apa aspirasinya, tuntutannya, baru akan kita putuskan nanti malam. Batas akhirnya sampai jam 12 malam,” ujarnya.

“Kami berharap bahwa semuanya terakomodir dengan baik, baik dari pihak buruh maupun dari pihak pengusaha,” pungkas Adhie Karyono.

Via

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here