Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung, Begini Sejarah Berdirinya

Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung
Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung, Begini Sejarah Berdirinya
top banner

Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung, Begini Sejarah Berdirinya

JAKARTA, Nawacita – Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung, Belakangan Laskar Manguni menjadi sorotan karena diduga terlibat bentrokan massa di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Belum banyak yang tahu sejarah berdirinya Laskar Manguni di Indonesia. Manguni dalam bahasa bugis artinya burung hantu. Organisasi ini beranggota suku dan adat asli Minahasa di Sulut.

Tak heran bendera ormas Laskar Manguni memiliki lambang dan identitas burung hantu sebagai ciri khasnya. Organisasi ini juga memiliki grup Facebook Laskar Manguni Indonesia (Generasi Minahasa).

Dalam deskripsinya, Laskar Manguni mengklaim sebagai organisasi adat yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Disebutkan bahwa misi organisasi adat ini membangun negeri tanpa membedakan budaya, suku, agama, ras dan adat istiadat.

“Serta dilandasi semangat saling menghormati dan menghargai keberagaman adat budaya yang ada di seluruh Indonesia,” demikian bunyi deskripsi grup tersebut. Selain itu, Laskar Manguni juga diklaim sudah ada sejak Indonesia belum merdeka.

“Tou Minahasa telah memperjuangkan Tanah Malesung berdiri sama tinggi, duduk sama rendah dengan bangsa lain.

“LM [Laskar Manguni] adalah wadah pemersatu bagi generasi Minahasa dan suku lain untuk berjuang demi kepentingan Indonesia,” demikian bunyi keterangan deskripsi grup Facebook tersebut.

Brigade Manguni Makasiouw

Laskar Manguni Indonesia memiliki sayap pasukan organisasi masyarakat (Ormas) Brigade Manguni Makasiouw. Brigade Manguni merupakan salah satu ormas tertua di Sulawesi Utara, berdiri lebih dari 20 tahun oleh tokoh masyarakat Tonsawang.

Baca Juga: Profil Onal Majan, Sosok Pemuda Suku Dayak Kalimantan yang Viral di Medsos

Tujuan berdirinya Brigade Manguni yakni melestarikan adat dan budaya Tonsawang, khususnya di Sulawesi Utara. Ormas ini diketuai oleh Tonaas Wangko (Pimpinan besar) Lendy Wangke dengan memiliki anggota dalam jumlah besar.

Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung
Laskar Manguni Terlibat Bentrokan Massa di Kota Bitung, Begini Sejarah Berdirinya.

Kantor pusat Brigade Manguni berada di pusat Kota Manado, Sulawesi Utara. Dalam beberapa tahun lalu, Brigade Manguni terlibat memberikan dukungan kepada Richard Eliezer di kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Bentrokan Massa di Kota Bitung

Namun organisasi ini belakangan disebut terlibat dalam aksi bentrokan massa di Kota Bitung. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 24 November 2023 sore WITA.

Kronologi kerusuhan diduga karena terpicu kesalahpahaman dua kelompok massa. Saat itu diketahui terdapat sekelompok massa tengah melakukan aksi damai bela Palestina di Kota Bitung.

Di sisi lain, Laskar Manguni dan sayap pasukannya, Brigade Manguni disebut juga tengah melakukan pawai sebuah HUT ke-12. Hanya saja terdapat kejanggalan di mana beberapa massa dari kubu ormas Manguni tersorot mengibarkan bendera mirip Israel.

Di tengah-tengah pusat Kota Bitung itu, dua kelompok massa ini lalu bersitegang dan kerusuhan pun terjadi. Dari sejumlah sumber terdapat korban jiwa dan luka dalam peristiwa memilukan ini. Kejadian ini seharusnya tidak terjadi.

Meski begitu, saat ini kondisi di Kota Bitung sudah berangsur kondusif dan aman. Masyarakat kembali beraktivitas normal seperti biasanya. Para tokoh agama dan pihak-pihak terkait akhirnya membuat kesepakatan perdamaian.

Wali Kota Bitung bahkan melarang masyarakatnya untuk menyebarkan video dan foto demi menghindari provokasi dan berita hoax.

dswynws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here