Prabowo Gemoy Viral, Dewan Pakar TKN Sebut Orisinil dari GenZ

Sirod TKN
M Sirod Dewan Pakar TKN Prabowo - GIbran
top banner

TKN Prihatin Paslon Lain Gunakan Gemoy untuk Serang Prabowo-Gibran

 

Jakarta, Nawacita – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menanggapi tudingan keliru dari paslon sebelah di berbagai forum diskusi publik terkait viralnya Prabowo Gemoy. Para pendukung capres sebelah menuding istilah Gemoy didesain untuk menutupi kekurangan Prabowo.

Muhammad Sirod, Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran mengatakan, analisa kawan-kawan di sebelah yang mengatakan Paslon PraGib itu akan campaign gemoy-gemoy karena gak serius jelas tudingan tanpa dasar. Apalagi sebutan Gemoy itu didesain dan disengaja untuk menutupi profile kepemimpinan Prabowo-Gibran. “Jelas itu tuduhan yang sudah keterlaluan, karena tidak sesuai kenyataan sebenarnya,” urai Sirod, Minggu 26/11/2023.

Menurutnya, hal tersebut muncul secara alamiah dari para pendukung Prabowo-Gibran. Gara-gara secara spontan, Prabowo yang bertubuh gemoy itu berjoget gembira. Hal tersebut memunculkan kesukaan masyarakat khususnya generasi Z (Gen-Z) dan kemudian memviralkan di media sosial. “Konten-konten yang ‘berat’ dan berbobot di linimasa sosmed memang lebih susah viral, tapi konten ringan-ringan lebih mudah viral, itulah faktanya,” sebut mantan Fungsionasir BPP HIPMI Ini.

Dijelaskan Sirod, tidak semua orang bisa mencerna asupan serius yang disajikan. Sehingga hal-hal yang sifatnya pengetahuan atau analisa berbobot tidak begitu saja mudah masuk ke alam Pikiran publik. “Itulah problemnya,” sebut Sirod. 

Misalnya pidato Prabowo di CSIS. Saat itu Prabowo berpidato menggunakan bahasa inggris dengan bahasa dan argumen-argumen sederhana. “Pidato beliau memang membuai kalangan pemikir yang hadir. Tapi apa konten itu viral? Tidak!,” tekannya. 

Mengapa? Sirod menyebut, hal itu tidak lebih karena preferensi pemilih sekarang dan pemilu-pemilu lalu tidak mudah disajikan performa capres yang terlalu tinggi. “Terlebih pemilih kita masih didominasi lulusan pendidikan dan tinggal di sub-urban, dengan tingkat pendapatan gol C & D. Cenderung membutuhkan hiburan semata,” terangnya.

Sirod TKN
M Sirod Dewan Pakar TKN Prabowo – GIbran

Dengan demikian, Sirod memastikan istulah Gemoy itu bukan didesain. Akan tetapi memang tabi’at netizen yang orisinil menjuluki Prabowo demikian. “Istilah Prabowo Gemoy Itu natural dan bisa dilihat rekaman Pak Prabowo di deklarasi Penerus Negeri, beliau bertanya “Apa itu gemoy?” dengan mimik muka polos gak mengerti apa yang dimaksud,” kelakarnya.

Melihat kenyatan itu, Sirod mengingatkan agar paslon lain tidak mudah menuduh istilah Gemoy dicptakan untuk menutupi intelektualitas Prabowo-Gibran. Pihaknya siap meladeni diskusi secara intelektual di forum-forum terbuka, kapan saja. “Baiknya tim AMIN atau GP, fokus saja pada adu gagasan masing-masing dan sajikan narasi yang menghibur, baik, berbobot dan kalau bisa menjual. Itu pun kalau memang layak jual,” sindirnya. bdo

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here