Sekdaprov Adhy Karyono Hadiri Peringatan Hari Aksara Internasional 2023

Hari Aksara Internasional
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono membuka Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu (22/11/2023).
top banner

Sekdaprov Adhy Karyono Hadiri Peringatan Hari Aksara Internasional 2023

Kota Batu, Nawacita | Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono membuka Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. Di mana, acara tersebut diadakan di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu, Rabu (22/11).

Adhy menjelaskan, memajukan literasi merupakan bagian dari gerakan Merdeka Belajar. Terlebih karena Indonesia berada di tengah transisi peradaban dunia membangun pondasi untuk masyarakat damai.

“Meningkatkan literasi bukan hanya tentang membaca, menulis, berhitung tetapi juga terkait dengan menguasai ilmu pengetahuan baik secara saintifik, matematik, maupun digital,” katanya.

Adhy mengatakan, hal ini penting mengingat teredukasinya masyarakat merupakan salah satu indikator kualitas hidup. Di Jatim sendiri, Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) pada 2022 mencapai 72,75%. Angka ini tumbuh 0,85% dari 2021.

Hari Aksara Internasional
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono membuka Puncak Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu (22/11/2023).

Capaian ini sedikit banyak dipengaruhi peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Jawa Timur. Yang pada 2022 mencapai 15,69 setelah sebelumnya hanya sebesar 14,78.

Tak hanya itu, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Jatim juga naik pada 2022 di angka 68,54. Padahal pada 2021 hanya tercatat 64,20.

PR lainnya yang harus menjadi fokus, sebut Adhy, adalah rendahnya angka melek huruf yang mencapai 93% yang dialami kelompok usia 50 tahun ke atas.

“Untuk itu, kita harus melakukan literasi supaya mereka bisa membaca dan bisa menjamin bahwa akses untuk mereka maupun anak-anak terbuka luas,” katanya.

“Jadi di Hari Aksara Internasional ini saya ingin menekankan bahwa kita harus memperjuangkan pemberantasan buta huruf dan meningkatkan indeks kualitas masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Teken Kesepakatan Bersama PI 10% WK North Madura II

Acara Hari Aksara Internasional juga dilengkapi dengan sarasehan, FGD hingga rakor antar pemangku kepentingan bidang pendidikan yang bertujuan untuk menguatkan dan mempererat silaturahmi.

“Kita ingin ada strategi pendukung untuk penguatan kurikulum merdeka. Harapannya seluruh elemen masyarakat dan para pendidik menjadikan acara ini sebagai bentuk penguatan kurikulum dan literasi aksara makin meningkat,” pungkasnya

Dalam kesempatan tersebut, Adhy juga menyerahkan total 41 penghargaan berupa piagam. Dengan rincian 17 penghargaan kategori Kepala Daerah untuk Pengembangan Literasi dalam Penuntasan Buta Aksara, Percepatan Penuntasan Buta Aksara, Peningkatan Percepatan Harapan Lama Sekolah, Inovasi Literasi, Pembangunan Ekosistem Literasi, Inovasi Digitalisasi Literasi Pada Satuan Pendidikan SMP, dan Museum Mini Digitalisasi Literasi Cagar Budaya. nrs

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here