Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor Ilegal Senilai Rp 50 M

Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor
Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor Ilegal Senilai Rp 50 M
top banner

Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor Ilegal Senilai Rp 50 M

JAKARTA, Nawacita – Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor Ilegal, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) memimpin pemusnahan barang impor ilegal dengan nilai nyaris Rp50 miliar atau tepatnya Rp49,951 miliar.

Adapun barang impor tersebut terdiri dari pakaian bekas yang dilarang untuk impor, beberapa komoditas termasuk besi, elektronik, alat kesehatan, makanan minuman, alat ukur yang tidak memenuhi perizinan, mainan anak elektronik yang tidak punya manual kartu garansi label bahasa Indonesia dan tidak ada SNI-nya. Pemusnahan dilakukan dengan cara melindas sebagian barang impor ilegal secara simbolis.

Zulhas ditemani Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Direktur Jenderal Bea Cukai Askolani, Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, dan perwakilan Kejaksaan Agung. Pemusnahan ini dilakukan di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) DJBC, Kawasan Industri Jababeka III, Bekasi, Jawa Barat.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, barang-barang tersebut adalah hasil pengawasan yang dilakukan pemerintah di tengah masuknya barang-barang impor membanjiri pasar domestik. Terutama, kata dia, barang-barang yang berdampak negatif bagi industri di dalam negeri.

Hal itu disampaikan saat menyampaikan keterangan terkait Hasil Operasi Penegakan Hukum Gabungan Bareskrim Polri, Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Tempat Penimbunan Pabean (TPP) DJBC, Kawasan Industri Jababeka III, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023). Turut hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, serta jajaran Ditjen Bea Cukai dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Baca Juga: Menteri ESDM Tegaskan Bagi-Bagi Rice Cooker Gratis Bisa Tekan Impor Elpiji

Operasi itu, kata Sri Mulyani, merespons arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar melakukan pengetatan arus barang impor. Terutama untuk barang-barang tekstil produk tekstil (TPT).

Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor Ilegal
Menteri Jokowi Musnahkan Barang Bekas Impor Ilegal Senilai Rp 50 M.

“Pada periode antara 10-15 Oktober 2023 Direktur Jenderal Bea dan Cukai juga bersama dengan Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tata Niaga (PKTN) di bawah Kementerian Perdagangan dan Bareskrim Polri telah melaksanakan operasi bersama,” jelasnya.

“Hasil dari operasi bersama ini, dan kami berterima kasih kepada Pak Zul (Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan), Kementerian Perdagangan, dan Kepolisian Pak Kepala Bareskrim yang telah berhasil melakukan penindakan sebanyak 638 bal pakaian bekas,” paparnya.

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, hasil operasi tersebut juga menemukan 53.030 lembar sajadah senilai Rp1,8 miliar. Asal sajadah tersebut adalah Turki.

Menurut Dirjen PKTN Kemendag Moga Simatupang, sajadah-sajadah tersebut adalah hasil temuan Ditjen Bea dan Cukai, masuk wilayah RI tidak dilengkapi dokumen impor.

“Barang-barang ini (sajadah impor) telah memperoleh penetapan status penggunaannya yaitu kita akan memberikan hibah kepada pemerintah daerah Bekasi dan kepada tokoh-tokoh masyarakat. Karena ini kan masih bisa digunakan untuk sajadah ini dengan demikian masih bisa dimanfaatkan,” kata Sri Mulyani.

cnbnws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here