Wisata Glamping di Bali Semakin Digemari Wisatawan, Wajib Dicoba!

Wisata Glamping di Bali
bali beach glamping
top banner

Wisata Glamping di Bali Semakin Digemari Wisatawan, Wajib Dicoba!

Jakarta, Nawacita | Wisata glamping di Bali semakin digemari wisatawan. Salah satu tren liburan di kalangan masyarakat kelas atas yang diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara adalah glamping.

Glamping sejatinya merupakan singkatan dari glamour camping yang bisa diartikan sebagai berkemah atau camping dengan cara yang mewah (glamour).

Glamping merupakan alternatif dari kegiatan berkemah dengan cara mewah. Pasalnya, di dalam kemah berukuran besar terdapat fasilitas layaknya hotel mewah seperti kamar mandi, televisi, air conditioner, kasur yang empuk, dan lain sebagainya.

Salah satu fasilitas glamping yang sudah beroperasi di Bali sejak tahun 2021 adalah Bali Beach Glamping, dan memiliki tingkat occupancy yang cukup penuh di sepanjang tahun 2022 ini.

Bali Beach Glamping terinspirasi dari konsep “menyatu dengan alam” dengan menawarkan pengalaman menginap di tenda yang memungkinkan para tamu dapat menikmati pemandangan alam sekitar tanpa melupakan unsur mewah dan nyaman.

Wisata Glamping di Bali
Wisata Glamping di Bali

Fasilitas ini, memiliki total 40 tenda mewah dengan 3 tipe ukuran dan dilengkapi dengan 180 derajat kolam renang atau swimming pool dengan pemandangan menakjubkan langsung ke laut, restoran dan bar pinggir pantai, ayunan, spa, gym, dan taman pinggir pantai yang cocok dijadikan tempat pesta pernikahan dan acara besar lainnya.

Bali Beach Glamping bekerja sama dengan desainer tenda international untuk memberikan pengalaman unik di mana tenda ramah lingkungan dan multi fungsi ini dapat dibuka dengan mudah untuk merasakan keindahan alam ataupun ditutup dengan kenyamanan fasilitas lengkap layaknya di hotel.

Selain melihat pemandangan alam Bali dari satu tempat ini, para tamu juga dapat menikmati berbagai aktifitas lainnya seperti pengalaman berkuda yang cocok bagi anak-anak dan orang dewasa, ataupun mereka dapat juga mencoba berselancar di pantai Pigstone sambil menikmati matahari terbenam.

“Saat ini, Bali Beach Glamping sudah menjadi salah satu fasilitas yang berada di kawasan Ciputra Beach Resort,” jelas General Manager Marketing Ciputra Group, Andreas Raditya, Selasa (31/5/2022).

Raditya menjelaskan, pasar hunian tepi pantai di Bali cenderung stabil dan dapat dikatakan cukup baik. “Terbukti dari capaian marketing sales Ciputra Beach Resort yang meningkat 30% dibanding tahun sebelumnya selama masa pandemi,” imbuhnya.

Menurut Raditya, kebijakan pemerintah melonggarkan aturan masuk ke Bali tentunya disambut baik para pelaku usaha, tak terkecuali sektor properti.

“Saat ini, pasar properti di Bali, khususnya hunian tepi pantai makin diminati. Selain potensi yield tinggi untuk disewakan bagi para investor, banyak juga orang mulai berpikir untuk work from Bali dan mencari kawasan hunian yang nyaman,” bebernya.

Baca Juga: Sandiaga Bangun Pusat Kreasi Destinasi Pariwisata di Danau Toba

Tren positif ini, kata Raditya, terus melanjut di semester pertama 2022, dimana penjualan Ciputra Beach Resort sudah mencapai 60% dari target penjualan tahun ini.

“Hal ini tak terlepas dari pulihnya tingkat kunjungan wisatawan ke Bali, terutama turis lokal. Mereka banyak yang jatuh cinta pada Bali lalu ingin memiliki properti di sini,” kata Raditya.

Raditya menambahkan, akhir semester pertama dan awal semester kedua ini penjualan properti (rumah dan kavling) di Bali kembali melonjak.

“Saat ini kami sedang memasarkan rumah dan kavling di klaster Resvara. Produk klaster terbaru ini sangat diminati karena lokasi sangat strategis tidak jauh dari pantai. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 2 miliaran hingga Rp 4 miliaran dan sudah terjual sekitar 50% dari total 190 unit yang dipasarkan,” pungkasnya. brtst

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here